Bisnis

BI Umumkan Kabar Baik: Cadangan Devisa Tembus 150,7 Miliar dolar AS, Rupiah Kian Stabil

×

BI Umumkan Kabar Baik: Cadangan Devisa Tembus 150,7 Miliar dolar AS, Rupiah Kian Stabil

Sebarkan artikel ini
FotoJet 23
rupiah

KITAINDONESIASATU.COM – Bank Indonesia (BI) optimistis suplai dolar di pasar domestik makin sehat, menopang stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyebut kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) yang tertuang dalam PP Nomor 8 Tahun 2025 terbukti efektif memaksa eksportir mengonversi dolar ke rupiah.

“Konversinya sudah tembus 87 persen. Jadi eksportir bawa dolarnya, langsung di-convert ke rupiah. Dampaknya suplai dolar di pasar kini sudah makin membaik,’’ ujar Destry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI, di Jakarta, Rabu 17 September 2025.

Tak hanya itu, penempatan di Sekuritas Valas BI (SVBI) kini mencapai 4,4 miliar dolar AS, sementara Sukuk Valas BI (SUVBI) juga naik jadi 522 juta dolar AS. Lonjakan transaksi Local Currency Transaction (LCT) juga mencatat sejarah, per Agustus 2025 sudah menyentuh 16,4 miliar dolar AS, melampaui capaian sepanjang 2024.

Di sisi lain, Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan bahwa Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) masih kokoh. Surplus neraca perdagangan Juli 2025 mencapai 4,2 miliar dolar AS, didorong ekspor pertanian dan manufaktur. Sementara aliran modal portofolio terus masuk, dengan inflow ke SBN di triwulan III 2025 sudah menembus 432 juta dolar AS.

Baca Juga  Cara Menghitung Harga Jual Makanan agar Untung Maksimal

Cadangan devisa Indonesia per Agustus 2025 juga masih jumbo, yakni 150,7 miliar dolar AS, setara pembiayaan impor 6,3 bulan alias jauh di atas standar internasional.

“Defisit transaksi berjalan tetap terjaga rendah, sekitar 0,5 persen – 1,3 persen PDB. NPI 2025 diproyeksikan tetap solid meski gejolak global masih tinggi,” ujar Perry. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *