Ia mengatakan hal itu juga sesuai dengan arahan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi yang ingin memperkuat ketahanan pangan nasional. Yakni dengan membangun data dan informasi yang dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan, perencanaan program, dan analisis pasar yang lebih tepat sasaran.
Sudah Terintegrasi
Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Bapanas Kelik Budiana menyampaikan Portal satudata.badanpangan.go.id sudah terintegrasi dengan portal Satu Data Indonesia (SDI).
Dengan demikian akan memudahkan masyarakat luas untuk bisa mengakses melalui fasilitas unduh berupa file csv maupun json (Application Programmer Interface).
“Keberadaan portal ini sangat penting dalam menciptakan sistem informasi yang tidak hanya cepat tetapi juga valid, yang pada gilirannya akan mengoptimalkan keputusan strategis untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya data pangan yang terintegrasi dan mendukung pencapaian swasembada pangan,” tuturnya.
Dengan data yang lebih akurat dan akses yang lebih terbuka, pemerintah dapat lebih sigap dalam merespons dinamika ketahanan pangan, baik pada tingkat nasional maupun daerah.
Portal ini juga menjadi sarana penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemantauan dan pengawasan sektor pangan, mendukung upaya swasembada pangan yang berkelanjutan, serta memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan merata di seluruh wilayah Indonesia.***


