“Saat ini sudah ada sekitar 300 pedagang, termasuk pedagang lama, yang mulai menempati Pasar Jambu Dua. Kami juga melibatkan paguyuban pedagang dalam proses ini agar berjalan sesuai harapan,” paparnya.
Dengan kebijakan ini, Hery berharap Pasar Jambu Dua dapat segera berkembang menjadi pusat perdagangan yang hidup dan dinamis, menciptakan interaksi ekonomi yang positif antara pedagang, ASN, dan masyarakat umum di Kota Bogor. (Nicko)



