Advertorial

Jalin Kolaborasi Perkuat Sinergi; DPRD Kota Bogor dan Insan Pers Jaga Kondusifitas Wilayah

×

Jalin Kolaborasi Perkuat Sinergi; DPRD Kota Bogor dan Insan Pers Jaga Kondusifitas Wilayah

Sebarkan artikel ini
dprd bogor 1
DPRD Kota Bogor menggelar acara gathering wartawan setelah menjalani satu tahun masa sidang tahun 2024 - 2025, Jumat (12/9/2025). -Nicko/KIS-
dprd bogor 2
Acara gathering DPRD Kota Bogor dan wartawan dihadiri DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy, Ketua Badan Kehormatan, Safrudin Bima, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bogor, Anna Mariam Fadhilah, Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Karnain Asyhar, Ketua Komisi II, Abdul Kadir Hasbi Alatas, Wakil Ketua Komisi III, Mochamad Benninu Argoebie dan Ketua Komisi IV, Ence Setiawan.-Nicko/KIS-

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Abdul Kadir Hasbi Alatas, menyampaikan kepada seluruh insan pers bahwa Komisi II saat ini tengah berfokus untuk menggenjot sektor fiskal Kota Bogor.

Dengan adanya wacana dipotongnya bantuan keuangan dari pemerintah pusat, maka Pemerintah Kota Bogor harus bisa memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD).

“Kami mendorong agar pendapatan dari PAD dan retribusi itu bisa dimaksimalkan. Salah satunya adalah memastikan pendapatan dari sektor parkir,” ujar Hasbi.

Berkaitan dengan pembangunan, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Mochamad Benninu Argoebie menyampaikan bahwa pengawasan terus dijalankan. Benninu juga membeberkan temuan dari hasil sidak bahwa banyak pembangunan Kota Bogor yang tidak dijalankan oleh orang yang memiliki kapabilitas.

“Jadi banyak pembangunan itu yang pengawasnya tidak memiliki kapabilitas. Ini yang kami dorong untuk segera diperbaiki. Sehingga hasil proyek juga bisa maksimal,” tegas Benninu.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini DPRD Kota Bogor tengah mengejar wacana pembangunan unti sekolah baru yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk setingkat SMA dan SMK sederajat.

“Ada wacana penambahan unit sekolah setara SMA dan SMK sederajat. Ini yang sedang kita kejar agar bisa segera terealisasi bantuan dari provinsi,” ungkap Benninu.

Terakhir, Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan mengungkapkan bahwa pengawasan terhadap pelayanan dasar masyarakat terus dilakukan. Terbaru, ia menyampaikan bahwa DPRD Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor telah bersepakat untuk menyiapkan anggaran untuk program beasiswa bagi 2000 anak yang tidak mampu.

“Kebutuhan mendasar tidak bisa dinego. Mulai dari pendidikan, kesehatan dan layanan sosial harus bisa terakomodir semua,” pungkasnya.(Advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *