6. Logistik, seperti kerusakan atau keterlambatan distribusi logistik.
7. Lokasi TPS, misalnya sulit dijangkau, rawan konflik, atau dekat posko tim kampanye.
8. Gangguan listrik dan internet, terutama di wilayah terpencil.
Kerawanan yang Perlu Diantisipasi
Dari hasil analisis, terdapat empat indikator yang paling banyak terjadi:
1. 380 TPS memiliki pemilih disabilitas.
2. 349 TPS dengan pemilih tambahan (DPTb).
3. 240 TPS memiliki pemilih yang tidak memenuhi syarat dalam DPT.
4. TPS dengan anggota KPPS yang bertugas di luar domisili TPS.
Delapan indikator lainnya, yang termasuk kategori “banyak terjadi,” mencakup TPS yang dekat dengan lembaga pendidikan, wilayah rawan bencana, dan lokasi posko tim kampanye peserta pemilu.
