News

Pertumpahan Darah di Perbatasan, Tiga Petugas Israel Tewas Ditembak Pengemudi Truk

×

Pertumpahan Darah di Perbatasan, Tiga Petugas Israel Tewas Ditembak Pengemudi Truk

Sebarkan artikel ini
FotoJet 2 7
Penembak yang menewaskan tiga warga sipil di perlintasan Jembatan Allenby. (Foto: Jamal Awwad/EPA)

KITAINDONESIASATU.COM – Tiga petugas keamanan Israel tewas di perbatasan antara Tepi Barat dan Yordania setelah seorang pengemudi truk Yordania menembaki mereka.

Penembakan itu terjadi pada hari Minggu, 8 September 2024, di Jembatan Allenby, yang juga dikenal sebagai Jembatan Raja Hussein.

Seorang penyerang dari Yordania keluar dari mobil truk dan menembaki pasukan keamanan Israel.

Penyerang tersebut berhasil dilumpuhkan oleh pasukan keamanan, namun tiga warga Israel meninggal dalam serangan itu.

BACA JUGA: Gaza Lakukan Vaksinasi Polio Meski Konflik Berlanjut

Yordania telah memulai penyelidikan atas insiden tersebut dan menutup penyeberangan perbatasan.
Penyerang yang dikenal sebagai pengemudi truk berusia 39 tahun berasal dari suku Huwaitat di Yordania selatan.

Baca Juga  Pendaki Gunung Wilis asal Jakarta Ditemukan Tidak Bernyawa

Laporan Israel menyebutkan bahwa penembakan terjadi dari jarak dekat di area komersial perbatasan tempat truk-truk membongkar muatan.

Sementara itu, di Gaza, serangan udara Israel menewaskan Mohammed Morsi, wakil direktur kelompok pertahanan sipil untuk wilayah utara Jalur Gaza, bersama dua wanita dan dua anak dari keluarganya di kamp pengungsi Jabaliya.

Israel telah menutup ketiga titik penyeberangan darat dengan Yordania dan juga menutup kota Jericho di Tepi Barat sebagai langkah berjaga-jaga.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengecam penyerang sebagai “teroris menjijikkan” dan menuduh ideologi pembunuh yang dipimpin oleh Iran.

Baca Juga  Israel Targetkan Kendaraan Bertanda ‘PRESS’, Lima Jurnalis Palestina Tewas

Kekerasan di Tepi Barat meningkat dengan serangan militer terhadap kota-kota Palestina dan serangan oleh pemukim Israel.

Lonjakan kekerasan ini terjadi saat konflik Gaza memasuki bulan ke-12 dengan korban tewas Palestina mendekati 41.000 dan 650 warga Palestina tewas di Tepi Barat sejak perang dimulai.

Usaha mediasi oleh AS, Mesir, dan Qatar untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata antara Hamas dan Israel mengalami kebuntuan, terutama terkait perselisihan tentang kehadiran kekuatan Israel di sepanjang perbatasan Gaza dengan Mesir.- ***

Sumber: Reuters

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *