News

KKSS Tancap Gas! Bangun Sekolah, Kampus dan Dukung Program Swasembada Prabowo

×

KKSS Tancap Gas! Bangun Sekolah, Kampus dan Dukung Program Swasembada Prabowo

Sebarkan artikel ini
andi amran
Ketua BPP KKSS periode 2025-2030, Andi Amran Sulaiman. (Dok. Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) 2025–2030, Andi Amran Sulaiman, menegaskan komitmen penuh KKSS dalam mengawal program swasembada pangan nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dalam pernyataannya saat Pengukuhan dan Orientasi Program Kerja BPP KKSS di Jakarta, Minggu, 22 Juni 2025, Amran, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian (Mentan), mengajak seluruh anggota KKSS di seluruh Indonesia untuk bergandeng tangan membangun negeri dari sektor dan daerah masing-masing.

“Ayo kita gandeng tangan, bersatu membangun Indonesia. Dari daerah masing-masing, dari bidang keahlian masing-masing, mari kita ambil bagian dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” serunya dengan penuh semangat.

Tak sekadar seremonial, Amran mengungkap bahwa sejumlah program strategis KKSS sudah berjalan sebelum kepengurusan resmi dilantik. Salah satunya adalah pembangunan enam sekolah unggulan setingkat SMA, hasil hibah dari para kepala daerah yang juga merupakan tokoh KKSS.

Sekolah-sekolah unggulan tersebut tersebar di Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tenggara, termasuk satu SMA Taruna Nusantara hasil kerja sama dengan Kementerian Pertahanan.

 “Di sana kita tempa pemuda-pemudi terbaik KKSS untuk jadi generasi yang mengguncang Indonesia, bahkan dunia,” ucap Amran.

Tak berhenti di pendidikan menengah, KKSS juga bersiap membangun perguruan tinggi unggulan dengan tiga fakultas, yakni Kedokteran, Pertanian, dan Bisnis, hasil kolaborasi bersama Universitas Hasanuddin (Unhas). MoU sudah diteken, dan pendanaan disiapkan.

Sebagai Mentan, Amran juga mengajak seluruh warga KKSS yang bergerak di sektor pertanian untuk berkolaborasi mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa swasembada tidak bisa dicapai sendiri, tapi harus lewat sinergi kolektif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *