KITAINDONESIASATU.COM – Polemik tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya, kembali mencuat dan memicu perhatian publik. Salah satunya desas desus mengenai dua kapal dengan nama JKW Mahakam dan Dewi Iriana yang viral di media sosial.
Seperti yang telah diberitakan, kawasan yang dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia ini terancam oleh aktivitas penambangan yang berpotensi merusak ekosistem laut dan darat. Salah satu perusahaan yang beroperasi adalah PT Gag Nikel, anak usaha Antam.
Kontroversi makin panas setelah dua kapal pengangkut nikel bernama JKW Mahakam dan Dewi Iriana ramai dibahas di media sosial. Publik berspekulasi bahwa nama kapal tersebut mengarah ke mantan Presiden Joko Widodo dan istrinya, Iriana, meskipun belum ada bukti keterkaitan langsung.
Aktivis lingkungan, termasuk Greenpeace Indonesia, menilai penambangan di Raja Ampat melanggar UU Pesisir dan mengancam warisan alam Indonesia.
Masyarakat mendesak pemerintah untuk menghentikan aktivitas tambang demi melindungi Raja Ampat yang telah diakui UNESCO sebagai Global Geopark.
JKW Mahakam dan Dewi Iriana
Dikutip dari X @goraici membagikan tangkapan layar dari nama-nama kapal pengangkut material tambang dari Raja Ampat tesebut.
“Nama kapal pengangkutnya dong,” tulisnya.
Pada postingan lain tanggal 7 Juni 2025, akun X bernama @aqfiazfan mengunggah sebuah video berdurasi 1 menit 28 detik yang memperlihatkan hasil penelusuran terhadap ribuan kapal pengangkut tambang di wilayah Raja Ampat.
Dalam video tersebut, disebutkan bahwa sebagian besar nikel dari pulau-pulau seperti Gag, Weda, dan Buli dibawa menggunakan kapal bernama JKW Mahakam dan Dewi Iriana.
Data kapal tongkang dan kapal tunda yang ditampilkan menunjukkan pergerakan bijih nikel menuju smelter di Halmahera, dan hal ini pun memicu rasa penasaran warganet mengenai siapa pemilik kapal-kapal tersebut.
Sementara itu, kanal YouTube Razak Kanada ikut memperkuat sorotan publik lewat unggahan video yang menampilkan kapal TB JKW Mahakam 3 dan BG Dewi Iriana 2.
Kapal-kapal ini sebelumnya dikaitkan dengan aktivitas pengangkutan batu bara untuk PLTU di Indramayu, namun kini muncul dugaan keterlibatan mereka dalam distribusi nikel dari Raja Ampat. Sejumlah komentar netizen bermunculan, seperti dari akun @dejavuu33 yang menyatakan, “Anjay kapalnya Dewi Iriana, kayak familiar banget,” dan dari @dimmortha yang mempertanyakan, “JKW Mahakam punya siapa?”
Siapakah Pemilik Kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana?
Kemunculan nama JKW Mahakam dan Dewi Iriana menimbulkan spekulasi karena dianggap mengacu pada nama mantan Presiden Joko Widodo dan istrinya, Iriana. Namun, apakah benar kapal-kapal ini terkait dengan keluarga Jokowi, atau sekadar kebetulan dalam penamaan, masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab.

