KITAINDONESIASATU – Linkin Park resmi memperkenalkan Emily Armstrong sebagai vokalis baru menggantikan Chester Bennington, serta Colin Brittain sebagai drummer baru.
Pengumuman ini disampaikan melalui konser live streaming pada 5 September 2024, diiringi dengan perilisan single “The Emptiness Machine,” lagu pertama setelah tujuh tahun sejak kematian Chester.
Lagu ini juga menjadi lead track untuk album baru mereka, From Zero, yang akan dirilis pada 15 November 2024.
Selain itu, Linkin Park mengumumkan tur dunia bertajuk From Zero World Tour 2024 yang mencakup enam kota di Amerika, Eropa, dan Asia.
BACA JUGA : Linkin Park Umumkan Vokalis dan Drummer Baru, Rilis Album serta Gelar Tur Dunia 2024
Proyek ini menandai kembalinya Linkin Park setelah vakum panjang, dengan rencana untuk menjadi headliner di festival musik pada 2025.
Lantas siapa Emily Armstrong? Simak biodata dan sosoknya di sini.
Profil Emily Armstrong
Emily Armstrong, lahir di California pada 6 Mei 1986, telah tertarik pada musik sejak kecil.
[ruby_related heading=”Baca Juga” total=5 layout=1 offset=5]
Pada usia 11 tahun, ia mulai bermain gitar dan kemudian bernyanyi di umur 15 tahun.
Ketertarikannya pada musik rock membuatnya memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan formal.
Dalam wawancara pada 2012, Emily mengungkapkan bahwa musik adalah satu-satunya hal yang memotivasinya dalam hidup.
Karier musiknya dimulai pada 2002 saat ia berkolaborasi dengan gitaris Siouxsie Medley.
Emily terus mengembangkan kariernya hingga membentuk band Dead Sara dan mulai tampil bersama band tersebut di klub-klub malam di Los Angeles pada Maret 2005. Pada 2007, Emily menjalani tur pertamanya bersama Dead Sara.
Pada 2010, Dead Sara mendirikan label indie mereka sendiri, Pocket Kid Records, dan merilis album debut mereka Dead Sara pada 2012.
Single pertama dari album ini, “Weatherman,” menjadi hit di kancah indie rock. Selain berkiprah bersama Dead Sara, Emily juga kerap berkolaborasi sebagai musisi pendukung untuk artis lain, seperti Muse, dan menjadi penyanyi latar untuk Courtney Love di lagu “Nobody’s Daughter.”
Diskografi Dead Sara mencakup tiga album studio: Dead Sara (2012), Pleasure to Meet You (2015), dan Ain’t It Tragic (2021), serta beberapa extended plays seperti The Airport Sessions (2008), The Covers (2017), dan Temporary Things Taking Up Space (2018).
#kitaindonesiasatu #kitaindonesiasatucom


