News

Kualitas Udara Jabodetabek Memburuk, KLH Ungkap Sumber Utama dan Langkah Penanganan

×

Kualitas Udara Jabodetabek Memburuk, KLH Ungkap Sumber Utama dan Langkah Penanganan

Sebarkan artikel ini
udara
Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara KLH, Edward Nixon Pakpahan, kualitas udara di wilayah Jabodetabek mengalami penurunan signifikan (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengungkapkan bahwa kualitas udara di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mengalami penurunan signifikan selama periode 1 Mei hingga 3 Juni 2025. 

Data dari 35 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) menunjukkan bahwa konsentrasi partikel halus PM2.5 melebihi 100 dBm, jauh di atas ambang batas standar sebesar 55 dBm.

Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Udara KLH, Edward Nixon Pakpahan, menyatakan bahwa meskipun jumlah data tidak sehat lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya, kondisi ini tetap memerlukan perhatian serius.

Baca Juga  Trump Klaim Tarif AS Selamatkan Dunia, Mahkamah Agung Jadi Penentu Nasib Ekonomi Global

“Notabenenya, walaupun secara kuantitas data tidak sehat lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, tetapi ini tetap harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Edward, Rabu 4 Juni 2025.

Edward menjelaskan bahwa sektor transportasi menjadi penyumbang terbesar pencemaran udara, dengan kontribusi antara 42 hingga 52 persen. Emisi dari kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur tinggi menjadi faktor utama. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *