Lifestyle

Puasa Arafah dan Fadhilahnya: Ini Manfaat yang Luar Biasa Menurut Hadits

×

Puasa Arafah dan Fadhilahnya: Ini Manfaat yang Luar Biasa Menurut Hadits

Sebarkan artikel ini
menu buka puasa
Ilustrasi berbuka puasa - Ist-.

KITAINDONESIASATU. COM – Puasa Arafah adalah salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, khususnya yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Ibadah ini dilakukan setiap tanggal 9 Dzulhijjah dalam kalender Hijriyah atau Qamariyah, bertepatan dengan hari Arafah.

Meski berkaitan dengan wukuf, kesunnahan puasa Arafah tidak tergantung pada pelaksanaan haji, melainkan karena datangnya tanggal 9 Dzulhijjah itu sendiri. Oleh karena itu, penetapan Hari Arafah di Indonesia bisa saja berbeda dengan Arab Saudi karena perbedaan waktu dan metode rukyatul hilal (pengamatan bulan).

Penyeragaman kalender Hijriyah secara global memang bertujuan menyatukan umat Islam dalam pelaksanaan ibadah, tetapi menurut para ahli falak, rukyat hilal tetap bersifat lokal dan berlaku nasional, sesuai petunjuk Nabi Muhammad SAW.

Salah satu fadhilah utama puasa Arafah adalah penghapusan dosa selama dua tahun, setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Ini sesuai sabda Rasulullah SAW:

“Puasa hari Arafah menebus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang dan puasa Asyura (10 Muharram) menebus dosa setahun yang telah lewat.” (HR Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Abi Qotadah)

Selain puasa Arafah, umat Islam juga dianjurkan menjalankan puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah. Meskipun hadis terkait puasa Tarwiyah dianggap dhaif (lemah), para ulama tetap membolehkan mengamalkannya dalam konteks fadhailul a’mal atau amalan-amalan yang mengandung keutamaan, selama tidak bertentangan dengan akidah dan hukum syariat.

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa amal saleh yang dilakukan selama 10 hari pertama Dzulhijjah lebih dicintai Allah SWT dibanding hari-hari lainnya.

Puasa Arafah dan Tarwiyah sangat dianjurkan bagi yang tidak menjalankan ibadah haji di tanah suci. Adapun teknis pelaksanaannya mirip dengan puasa Ramadan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *