News

Diduga Korsleting, Dua Mobil Terbakar di Sindangrasa Bogor Timur, Kerugian Capai Rp300 Juta

×

Diduga Korsleting, Dua Mobil Terbakar di Sindangrasa Bogor Timur, Kerugian Capai Rp300 Juta

Sebarkan artikel ini
dua mobil terbakar
Kebakatan menimpa satu unit mobil angkutan umum jurusan Cisarua - Sukasari dengan nomor polisi F 1979 GV dan satu unit mobil Terios bernomor polisi B 1504 SKJ. (KIS/Tangkap layar)

KITAINDONESIASATU.COM– Kebakaran menimpa dua kendaraan roda empat terjadi pada Sabtu dini hari, di kawasan padat penduduk wilayah Sindangrasa, RT 02 RW 01, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Insiden ini menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp300 juta, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil angkutan umum jurusan Cisarua – Sukasari dengan nomor polisi F 1979 GV dan satu unit mobil Terios bernomor polisi B 1504 SKJ. Keduanya terbakar saat dalam kondisi terparkir.

Laporan pertama diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor sekitar pukul 03.30 WIB dari warga setempat. Tim Regu 1 Pos Sukasari langsung diterjunkan dan tiba di lokasi lima menit kemudian.

“Setibanya di lokasi, api sudah membesar pada bagian belakang mobil angkutan kota yang terparkir di pelataran komplek. Mobil Terios yang berada tepat di depannya juga terdampak pada bagian belakang,” jelas M. Ade Nugraha, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Minggu 1 Juni 2025.

Tim Damkar berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 10 menit. “Kami mengerahkan dua unit mobil pemadam dan dalam waktu singkat situasi berhasil dikendalikan. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini,” tambah Ade Nugraha.

Berdasarkan keterangan saksi mata, api diduga berasal dari korsleting sistem kelistrikan pada angkot yang sedang tidak beroperasi. Pemilik kendaraan yang terdampak diketahui bernama Egi Juanda.

“Petugas kami akan terus melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran ini. Namun yang terpenting, tidak ada korban jiwa dan penanganan berlangsung cepat,” tutup Ade Nugraha. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *