Berita Utama

Awal 2026 Lalu Lintas di Bitung Dipastikan Lancar

×

Awal 2026 Lalu Lintas di Bitung Dipastikan Lancar

Sebarkan artikel ini
tolkm25
Akses tol KM 25 Jakarta-Merak (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Pembangunan akses tol langsung KM 25 Jakarta-Merak menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan lalu lintas di Bitung sebagai simpul lalu lintas penting antara Tangerang dan Jakarta.

“Pembangunan akses tol langsung di KM 25 Jakarta-Merak dipastikan arus kendaraan berat dan kendaraan pribadi tidak menjadi satu untuk menuju Kawasan Curug. Sehingga beban jalan arteri berkurang signifikan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik,  dalam keterangannya, kemarin.

Pembangunan akses tol langsung KM 25 Jakarta-Merak dijadwalkan rampung akhir tahun ini. Dari data Jasa Marga, jumlah kendaraan yang keluar lewat Gerbang Tol Bitung I setiap hari 19.000 unit kendaraan dan Gerbang Tol Bitung sekitar 20.000 unit kendaraan.

Dengan hadirnya akses tol langsung KM 25 Jakarta-Merak diperkirakan mampu mengurangi 10 persen hingga 15 persen beban kendaraan di Jalan Arteri Bitung.

Taufik mengungkapkan, proyek akses tol langsung KM 25 merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam membenahi kawasan Bitung yang selama ini dikenal sebagai titik kemacetan utama.

Kemacetan lalu lintas di Bitung pada pagi, siang, dan sore hari akan terurai dengan hadirnya akses tol baru yang dikembangkan oleh Paramount Petals. Karena,  masyarakat yang akan menuju wilayah Curug dan sekitarnya, bisa menggunakan jalur baru. ‘Nantinya tidak perlu semua keluar/masuk Tol Bitung. Makanya akses baru ini bisa mengurai kemacetan yang selama ini terjadi sejak pagi hingga malam,” kata Taufik.

Secara terpisah Camat Curug, Arif Rachman Hakim mengatakan, pemerintah kecamatan telah bekerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan bahwa dampak lingkungan dari pembangunan tol tetap terjaga. “Kita berharap pembangunan akses tol langsung KM 25 tidak hanya cepat, tapi juga berkelanjutan dan ramah lingkungan,” katanya.

Sebelum ada Pembangunan, wilayahnya dan sekita Curug banyak perumahan baru. Para penghuni perumahan semuanya menggunakan jalur yang sama yakni pintu keluar/masuk Bitung. Akibatnya terjadi peningkatan beban di jalan arteri dan kemacetan sepanjang waktu.

“Rata-rata pemukiman baru hanya membangun jalan menuju jalan raya saja. Namun berkat pengembang besar Paramount Land membuat akses tol baru, akan mengurai kemacetan lalu lintas di Bitung,” kata Arif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *