Berita UtamaLifestyle

Rahasia Besar 10 Hari Awal Zulhijah, Lebih Utama dari Jihad!

×

Rahasia Besar 10 Hari Awal Zulhijah, Lebih Utama dari Jihad!

Sebarkan artikel ini
doa 2
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM – Bulan Zulhijah merupakan salah satu bulan mulia dalam kalender Islam yang disambut penuh kekhusyukan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Selain menandai datangnya hari besar Idul Adha, sepuluh hari pertama di bulan ini dikenal memiliki keutamaan yang sangat luar biasa.

Selama 10 hari pertama Zulhijah, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hari-hari ini disebut sebagai waktu terbaik sepanjang tahun untuk meraih pahala berlipat dan mendapatkan curahan rahmat serta ampunan dari Allah. Dalam berbagai hadis dan riwayat, keutamaannya bahkan disejajarkan dengan sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di awal bulan Zulhijah adalah menunaikan puasa sunah, khususnya dari tanggal 1 hingga 9 Zulhijah. Di antara puasa-puasa tersebut termasuk puasa Zulhijah, puasa Tarwiyah (8 Zulhijah), dan puasa Arafah (9 Zulhijah), yang memiliki keutamaan luar biasa bagi yang menjalankannya.

Hadis dari Ibnu Abbas RA menyebutkan, bahwa puasa di 10 hari pertama Zulhijah bahkan lebih utama daripada jihad fi sabilillah:

“Tidak ada hari di mana amal saleh di dalamnya sangat dicintai Allah melebihi 10 hari pertama Zulhijah. Para sahabat lantas bertanya, “Apakah amal itu dapat membandingi pahala jihad fi sabilillah?” Rasulullah menjawab, “Bahkan amal pada 10 hari Zulhijah lebih baik dari pada jihad fi sabilillah kecuali jihadnya seorang lelaki yang mengorbankan dirinya, hartanya, dan dia kembali tanpa membawa semua itu (juga nyawanya) sehingga dia mati sahid. Tentu yang demikian itu (mati sahid) lebih baik.

Hadis ini menunjukkan betapa tingginya nilai ibadah di awal bulan Zulhijah, bahkan lebih utama daripada jihad sekalipun, kecuali bagi yang wafat syahid.

Bulan Zulhijah, khususnya 10 hari pertamanya, menjadi kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah. Selain puasa sunah, amalan lain seperti memperbanyak menunaikan ibadah haji, zikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, salat sunnah, dan tentunya berkurban saat Idul Adha sangat dianjurkan untuk dikerjakan.

Dengan pahala yang dilipatgandakan dan keutamaan yang tinggi, jangan lewatkan momentum mulia ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih keberkahan dunia akhirat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *