KITAINDONESIASATU.COM – Aktivitas vulkanik Gunung Dukono kembali meningkat. Pada Kamis, pukul 06.12 WIT, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), di bawah naungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melaporkan terjadinya erupsi yang menghasilkan kolom abu setinggi kurang lebih 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 2.587 meter di atas permukaan laut.
Dari petugas vulkanologi ESDM, Bambang Sugiono, kolom abu berwarna putih hingga kelabu tampak tebal dan mengarah ke barat laut. Erupsi masih berlangsung hingga laporan ini dirilis.
Sebagai langkah mitigasi, ESDM mengeluarkan imbauan keselamatan kepada masyarakat dan wisatawan. Pertama, dilarang melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang.
Kedua, masyarakat sekitar diminta selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengantisipasi dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernapasan, terutama karena arah sebaran abu bergantung pada kondisi angin.
“Pemantauan terhadap aktivitas Gunung Dukono terus dilakukan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan hanya mengikuti informasi dari sumber resmi,” ujar Bambang melalui laman resmi Kementerian ESDM.
Seperti diketahui, bahwa Indonesia sebagai bagian dari wilayah Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, dikenal memiliki lebih dari 120 gunung api aktif. Lokasi geografis ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat aktivitas tektonik dan vulkanik tertinggi di dunia, sehingga risiko bencana seperti erupsi gunung api, gempa bumi, dan tsunami cukup tinggi. (*)


