Lifestyle

Jadwal dan Keutamaan Puasa Dzulhijjah 2025, Lengkap dengan Niat dan Tata Caranya

×

Jadwal dan Keutamaan Puasa Dzulhijjah 2025, Lengkap dengan Niat dan Tata Caranya

Sebarkan artikel ini
eid mubarak 5210294 1280
Umat Islam dianjurkan perbanyak membaca salawat kepada nabi muhammad saw. -Ist-

KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki bulan Dzulhijjah 1446 Hijriah, umat Islam di seluruh dunia menyambut waktu yang penuh kemuliaan ini dengan penuh semangat. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama telah menetapkan 1 Dzulhijjah jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025, berdasarkan hasil sidang isbat penetapan Idul Adha 2025.

Bulan Dzulhijjah dikenal sebagai momen istimewa yang dipenuhi oleh berbagai amalan sunnah, terutama puasa. Puasa di awal Dzulhijjah menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan karena keutamaannya yang besar.

Jadwal Puasa Dzulhijjah 2025

Mengacu pada kalender Hijriah 1446 H yang diterbitkan oleh Kementerian Agama, berikut jadwal pelaksanaan puasa Dzulhijjah:

28 Mei – 3 Juni 2025 (1–7 Dzulhijjah): Puasa sunnah Dzulhijjah

4 Juni 2025 (8 Dzulhijjah): Puasa Tarwiyah

5 Juni 2025 (9 Dzulhijjah): Puasa Arafah

6 Juni 2025 (10 Dzulhijjah): Idul Adha, hari yang tidak dianjurkan untuk berpuasa

Dari ketiga jenis puasa tersebut, puasa Arafah menjadi sorotan utama karena memiliki pahala luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.

Keutamaan Puasa Dzulhijjah

Puasa Dzulhijjah, khususnya pada sembilan hari pertama, termasuk puasa sunnah yang sangat utama. Imam an-Nawawi mencatat keutamaannya dalam berbagai literatur. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, disebutkan:

“Tidak ada amalan shalih yang lebih dicintai Allah selain yang dilakukan pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.”

Selain mendapatkan pahala yang berlipat, ibadah puasa ini juga membantu menumbuhkan kesabaran, keikhlasan, dan kesiapan spiritual menyambut Hari Raya Kurban.

Tata Cara dan Niat Puasa Dzulhijjah

Cara menjalankan puasa Dzulhijjah sama seperti puasa sunnah lainnya, yaitu dengan menahan diri dari segala yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam. Adapun bacaan niat yang dianjurkan adalah:

Nawaitu shauma syahri Dzulhijjah sunnatan lillâhi ta‘ala

(Artinya: Aku berniat puasa sunnah Dzulhijjah karena Allah Ta’ala).

Dengan memahami jadwal dan keutamaannya, puasa Dzulhijjah menjadi salah satu cara terbaik meraih keberkahan menjelang Idul Adha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *