KITAINDONESAISATU.COM – Bendungan Batutegi kini menjadi salah satu destinasi wisata yang populer, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Lokasinya yang cukup dekat dari Kota Bandar Lampung membuatnya mudah diakses dan menarik untuk dikunjungi.
Di sini, pengunjung dapat menikmati keindahan alam sambil menyewa perahu yang tersedia di dermaga sekitar bendungan.
Aktivitas memancing juga menjadi daya tarik tersendiri. Beragam jenis ikan seperti baung, gabus, dan lele hidup di perairan bendungan ini dan dapat dibawa pulang jika berhasil ditangkap.
Namun, bagi yang tidak beruntung saat memancing, tersedia juga ikan segar hasil tangkapan warga yang dijual di sekitar lokasi.
Di kawasan bendungan ini juga terdapat Monumen 13, yang dibangun sebagai bentuk penghormatan terhadap 13 korban yang meninggal dalam kecelakaan saat pembangunan bendungan berlangsung.
Nama-nama para korban tersebut diabadikan di monumen ini sebagai bentuk penghargaan atas jasa mereka.
Bendungan Batutegi tak hanya menawarkan panorama alam yang menyejukkan dan udara segar yang cocok untuk melepas penat, tapi juga memiliki peran vital.
Dengan volume tampungan normal mencapai 687,767 juta meter kubik dan area genangan seluas 16 kilometer persegi, bendungan ini menjadi sumber air bersih untuk masyarakat di Bandar Lampung, Metro, dan Branti di Kabupaten Lampung Selatan.
Selain itu, bendungan ini juga dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik.
Bendungan Batutegi diresmikan oleh Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, pada 8 Maret 2004. Sejak itu, tempat ini berkembang menjadi perpaduan antara destinasi wisata dan infrastruktur penting bagi kehidupan masyarakat.-***




