KITAINDONESIASATU.COM– Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah serius dalam menjamin keamanan dan kesehatan hewan qurban yang akan dikonsumsi masyarakat.
Melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak), Pemkab membentuk Tim Pengamanan Hewan Qurban yang akan mengawasi kondisi hewan secara menyeluruh mulai dari tempat penjualan hingga proses pemotongan.
Kepala Diskanak Kabupaten Bogor, Nurhayati, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memilih dan mengonsumsi daging qurban.
“Kami berharap keberadaan tim dan posko ini dapat membantu masyarakat dalam memilih hewan qurban yang sehat, serta memberikan rasa aman dan nyaman saat mengonsumsi daging qurban di Hari Raya Idul Adha nanti,” ujar Nurhayati pada Senin 27 Mei 2025.
Tim Pengamanan Hewan Qurban terdiri dari petugas medik dan paramedik Diskanak, Penyuluh Peternakan Swadaya (PPS), serta 100 mahasiswa dari Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University. Pemerintah juga menggandeng Dinas Provinsi Jawa Barat, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, serta PDHI Jawa Barat II.
Untuk mendukung pengawasan, Diskanak mendirikan 7 posko pengamanan yang tersebar di lokasi strategis, yakni:
– Kantor Diskanak Kabupaten Bogor
– UPT Puskeswan Wilayah 1 Cibinong
– UPT Puskeswan Wilayah 2 Babakan Madang
– UPT Puskeswan Wilayah 3 Jonggol
– UPT Puskeswan Wilayah 4 Laladon



