KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan maut kembali terjadi, kali ini terjadi di ruas Jalan Raya Pemuda Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur Minggu (25/5/2025) pagi.
Insiden kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 04:00 WIB merupakan kecelakaan beruntun melibatkan 4 kendaraa sepeda motor, menewaskan dua orang pengendara motor dan dua orang luka parah.
Kedua pengendara sepeda motor yang meninggal diketahui dua pemuda asal Kota Surabaya yakni Mochamad Fadhilah (29) warga Kelurahan Tanjugsari, Kecamatan Sukomanungal.
Korban kedua bernama Baha Udin (22) warga Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Morokrembangan, keduanya menderita luka parah dan meninggal di lokasi kecelakaan.
Sementara dua korban luka-luka patah tulang serius bagian kaki dan tangan antara lain seorang dewasa dans eorang remaja.
Kedua korban adalah Naim (66) warga Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dan Tutu Bagus Andhika (22) warga Jatikalang, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.
Dari informasi yang diperoleh mengungkapkan kecelakaan beruntut ketika sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pacet ke arah Prambon.
Insiden kecelakaan mengerikan itu terjadi berawal dari Honda Kharisma S 5920 Nh yang dikendarai Naim keluar dari gang menuju jalan utama Jalan Raya Pemuda Mojosari.
Sementara dari selatan ke arah utara melaju tiga pengendara sepeda motor beriringan dengan kecepatan tinggi.
Dari kecelakaan inilah kemudian terjadi tabrakan, sepeda motor Naim dihantam Honda Tiger L 4536 VR yang dikemudian Tutu Bagus Andika yang melaju kencang.
Kemudian dibelakang Tutu Bagus juga melaju Honda Mega Pro L 4760 TU dikemudikan Mochamad Yusuf menabrak Tiger yang oleng ke kanan.
Tabrakan terus terjadi sepeda motor yang ketiga Honda GL L 6081 MQ yang dikemudikan Farid juga menggasak motor Honda Tiger yang ditabrak Mega Pro.
Semua kendaraan melaju dengan kecapatan tinggi beriringan sehingga terjadi benturan yang sangat keras hingga seluruh kendaraan berjatuhan dan pengemudinya terpental jauh dari sepeda motornya.
“Tiga pengendara sepeda motor dengan kecepatan tinggi saling menabrak satu sama lain setelah menabrak kendaraan yang pertama,” kata seorang saksi Yunus Prasetyo seperti dilansir kabarterdepan.com.
Benturan keras saling betabrakan itupun tak terhindarkan seluruh pengendara yang betabrakan terungkur dan terpental hingga beberapa meter dari lokasi tabrakan.
Benturan keras di antara empat kendaraan yang saling betabrakan itu menyebabkan dua pengendara mengalami luka-luka berat hingga meninggal dunia dan dua orang kritis.
Para korban yang berjumlah empat orang itu langsung dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari dan seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan langsung dievakuasi ke Satlantas Polres Mojokerto.
Petugas Satlantas Polres Mojokerto telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara mendalam terkait kecelakaan maut itu. **


