KITAINDONESIASATU.COM – Kabar gembira datang dari pemerintah bagi jutaan rumah tangga di Indonesia. Diskon tarif listrik sebesar 50% untuk periode Juni dan Juli 2025 disambut antusias oleh masyarakat, terutama bagi pelanggan dengan daya listrik di bawah 1.300 VA.
Kebijakan ini, yang merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi, diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga dan mendorong daya beli masyarakat. Tercatat sebanyak 79,3 juta rumah tangga yang menikmati diskon tarif listrik 50%.
“Alhamdulillah, sangat membantu sekali. Apalagi sebentar lagi libur sekolah, banyak kebutuhan. Diskon listrik ini bisa buat saving untuk keperluan lain,” ujar Ibu Yati, seorang ibu rumah tangga di Cengkareng kepada kitaindonesiasatu.com, Senin 26 Mei 2026.
Hal senada disampaikan Ahmad Subhan, pedagang kecil yang mengaku sangat terbantu dengan adanya potongan tarif ini. “Modal usaha jadi lebih ringan, bisa dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebelumnya menjelaskan bahwa stimulus ini ditujukan untuk menjaga konsumsi masyarakat selama masa libur sekolah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2025.
Diskon ini akan berlaku otomatis, baik bagi pelanggan prabayar maupun pascabayar. Pelanggan prabayar akan mendapatkan potongan harga saat membeli token, sementara tagihan pascabayar akan terpotong secara otomatis. Kebijakan ini menjadi angin segar di tengah tantangan ekonomi global.


