KITAINDONESIASATU.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kini memiliki nahkoda baru, Bimo Wijayanto, yang resmi dilantik oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Jumat (23/5/2025). Penunjukan Bimo sebagai Direktur Jenderal Pajak menarik perhatian publik, mengingat latar belakangnya yang kaya pengalaman di berbagai institusi pemerintahan.
Bimo Wijayanto adalah seorang alumnus SMA Taruna Nusantara dan sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan tahun 2000.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2 di University of Queensland dengan gelar MBA in Accounting and Finance pada tahun 2004, dan meraih gelar Ph.D in Economics dari University of Canberra pada 2010. Pendidikan terakhirnya adalah Post Doctoral di Duke University pada tahun 2014.
Sebelum mengemban amanah sebagai Dirjen Pajak, Bimo Wijayanto menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak Desember 2024. Ia juga memiliki rekam jejak panjang di DJP sendiri, sebagai Analis Senior Center for Tax Analysis (CTA) pada September 2014 hingga Juli 2015.
Dengan latar belakang akademis yang kuat dan pengalaman birokrasi yang luas di sektor ekonomi dan investasi, Bimo Wijayanto diharapkan mampu membawa inovasi dan peningkatan kinerja dalam mengamankan penerimaan negara.
Presiden Prabowo Subianto sendiri telah memberikan arahan khusus kepada Bimo untuk memperbaiki sistem pajak Indonesia agar lebih berintegritas, akuntabel, dan independen. Sebelumnya Bimo bersama Djaka Budi Utama dipanggil Presiden Prabowo pada Selasa 20 Mei 2025. (*)
