KITAINDONESIASATU.COM – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus meluas dan kini telah merendam 11 desa di lima kecamatan.
Menurut sejumlah sumber, banjir di Demak ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan limpasan air sungai dari hulu serta jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Kecamatan Bonang.
Akibatnya, ribuan rumah warga terendam dan aktivitas masyarakat terganggu.
Wilayah dan Jumlah Korban Terdampak
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, hingga Selasa (20/5/2025), banjir telah berdampak pada sekitar 2.903 kepala keluarga atau sekitar 11.662 jiwa.
Desa-desa yang terdampak meliputi Karangrejo, Kembangan, Krajanbogo, Gebangarum, dan Sukodono di Kecamatan Bonang; Desa Ploso di Kecamatan Karangtengah; Desa Sayung dan Kalisari di Kecamatan Sayung; Desa Trimulyo dan Sidoharjo di Kecamatan Guntur; serta Desa Mintreng di Kecamatan Kebonagung.
Ketinggian air di wilayah terdampak bervariasi, mulai dari 20 hingga 100 sentimeter.
Di beberapa titik, seperti di Desa Karangrejo dan Kembangan, ketinggian air bahkan mencapai satu meter. Kondisi ini membuat sebagian warga mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Di Desa Ploso, Kecamatan Karangtengah, tercatat 25 warga telah mengungsi ke Masjid Kauman Ploso.


