Lifestyle

Candi Avalokitesvara, Destinasi Wisata Religi yang Unik di Banten

×

Candi Avalokitesvara, Destinasi Wisata Religi yang Unik di Banten

Sebarkan artikel ini
FotoJet 12 4
Candi Avalokitesvara, Banten

KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu destinasi menarik di Banten adalah Candi Avalokitesvara, yang juga dikenal sebagai Candi Tri Dharma.

Lokasinya berada di Jalan Serang Raya, Kecamatan Kasemen, Kabupaten Serang. Untuk mengunjunginya, wisatawan perlu menuju kawasan Banten Lama terlebih dahulu.

Candi ini juga terletak tidak jauh dari berbagai objek wisata populer lainnya di wilayah tersebut.

Kini, Candi Avalokitesvara menjadi salah satu daya tarik wisata unik yang menarik minat pengunjung, bahkan dari luar provinsi.

Keindahan dan Nuansa Khas

Dari segi arsitektur, Candi Avalokitesvara menampilkan desain khas yang mencolok.
Bagian eksterior dihiasi ornamen-ornamen simetris seperti patung naga dan lampion berwarna merah dan oranye.

Baca Juga  Polisi Tangerang Tangani Kasus Kekerasan Suami terhadap Istri

Halamannya dilapisi ubin dengan pola menarik, sementara interior candi dipenuhi berbagai dekorasi seperti patung dan dupa.

Keindahan artistiknya menjadikan tempat ini memikat dan menyenangkan bagi para pengunjung.

Sejarah dan Latar Belakang

Menurut penduduk setempat, candi ini telah berdiri sejak abad ke-16.

Konon, pembangunannya terkait dengan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati, yang menikah dengan Ong Tien, seorang perempuan keturunan Kaisar Tiongkok.

Dalam semangat toleransi antaragama, Syarif membangun candi ini sebagai bentuk penghormatan terhadap kepercayaan sang istri.

Awalnya berdiri di Desa Dermayon pada 1542, candi ini dipindahkan ke lokasi sekarang pada tahun 1774.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Wilayah Banten 7 Januari 2025, Hujan dan Cerah Berawan

Namun, versi lain menyebutkan bahwa candi ini dibangun pada 1652, di masa kejayaan Kesultanan Banten di bawah pimpinan Sultan Ageng Tirtayasa.

Meski terdapat perbedaan versi sejarah, wisatawan tetap tertarik berkunjung untuk menikmati atmosfer religius dan keindahan ornamen bangunan.

Tempat Ibadah Multikepercayaan

Salah satu keunikan candi ini adalah keberadaan dua naga kembar di puncak bangunan, digambarkan sedang mengejar matahari.

Candi ini digunakan sebagai tempat ibadah oleh pemeluk Buddha, Taoisme, dan Kong Hu Cu, menunjukkan keragaman dan toleransi antaragama.

Siapa pun, tanpa memandang latar belakang agama, diperbolehkan mengunjungi tempat ini, asalkan tetap menjaga ketertiban.

Baca Juga  Yang Belum Punya Rencana Wisata Bisa Berwisata ke Banten

Akses Menuju Lokasi

Untuk mencapai candi ini, tujuan utama adalah Kecamatan Kasemen, yang dapat ditempuh sekitar dua jam perjalanan dari Jakarta.

Jaraknya kurang lebih 89 kilometer. Perjalanan dapat dimulai melalui Jalan Pantura dan dilanjutkan ke Tol Tangerang–Merak, menuju ke arah Kasemen.

Setelah tiba di pos pemeriksaan awal, lanjutkan perjalanan ke Jalan Serang Raya tempat candi berada.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *