KITAINDONESIASATU.COM-Dunia persilatan Indonesia dan organisai Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) berduka. Tokoh pencak silat Indonesia dan pendiri RAPI Mayjen CPM (Purn) Eddie Mardjoeki Nalapraya wafat di usia 93 tahun. Pria yang lahir di Tanjung Priok, Jakarta Utara, 6 Juni 1931 ini menghembuskan napas terakhir hari Selasa (13/5/2025) di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya tokoh pencak silat Indonesia, Eddie M Nalapraya. Kepala Negara mengenang almarhum Eddie sebagai sosok pembina di dunia pencak silat nasional dan internasional.
“Saya kenal beliau cukup lama, mungkin dari tahun 80-an. Dan beliau sangat rajin, sangat besar perannya dalam membina pencak silat Indonesia,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutan di Padepokan Pencak Silat TMII. Selasa.
Presiden juga memahami betul peran besar Eddie bagi pencak silat Indonesia dan dunia. Tak kenal lelah, terus menggaungkan pencak silat di kancah dunia. “Kita semua menjadi saksi, (almarhum) memiliki peran besar dalam mempertahankan pencak silat, kepribadian bangsa. Beliau rajin keliling dunia, mempertahankan silat,” ungkap Prabowo.
Bagi Presiden Prabowo yang juga Ketum PB IPSI, almarhum Eddie adalah sosok Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia. Sementara dirinya hanya sosok pengganti almarhum Eddie. “Kalau ditanya Ketum IPSI, (ya) Pak Eddie, kalau Pak Prabowo, penggantinya. Dan karena itulah beliau diberi Penghargaan tertinggi (Bintang) Mahaputra,” ujar presiden lebih lanjut.
Presiden Prabowo tampak mengenakan baju safari krem, lengkap dengan celana panjang hitam dipadudapdankan dengan peci berwarna hitam.
Diketahui, Bapak Pencak Silat Dunia Eddie Nalapraya meninggal dunia pada usia 93 tahun. Ia menghebuskan nafas terakhir sekitar pukul 09.50 di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan. Putra Betawi ini juga menjadi bapak bagi oraganisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI). Alamrhun mendirikan RAPI pada 1980 ditengah keterbatasan sarana komunikasi nasional dan kebutuhan akan sistem darurat yang cepat dan tanggap.
Setelah disemayamkan di Padepokan Pencak Silat Taman Mini, almarhum Eddie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Tampak hadir pula sejumlah menteri diantaranya Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo dan Menteri Luar Negeri Sugiono.



