KITAINDONESIASATU.COM – Aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengusut tuntas insiden kecelakaan kapal wisata di Bengkulu yang menewaskan 7 orang.
Kecelakaan kapal wisata di Bengkulu terjadi di perairan pantai provinsi tersebut.
Setelah proses evakuasi badan kapal berhasil dilakukan, tim Identifikasi dan Olah Tempat Kejadian Perkara (Inafis) dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bengkulu langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
Langkah ini diambil untuk menyelidiki secara komprehensif dan mencari kemungkinan adanya faktor-faktor ganjil di balik peristiwa nahas tersebut.
Tidak hanya fokus pada olah TKP, pihak kepolisian juga telah mengambil tindakan tegas dengan mengamankan sejumlah kru kapal wisata yang terlibat.
Terpantau, seorang nakhoda kapal dan lima anak buah kapal (ABK) turut menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Satreskrim Polresta Bengkulu.
Mereka dimintai keterangan mendalam terkait kronologi kejadian dan potensi penyebab kecelakaan yang menimpa kapal tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian yang dipimpin oleh Ipda Revi, terungkap dimensi kapal wisata nahas itu.
Kapal yang diketahui milik operator jasa perjalanan Tiga Putra tersebut memiliki panjang sekitar 17 meter dan lebar 3,3 meter.
Kecelakaan Kapal Wisata di Bengkulu Telan Korban Jiwa
Kapal yang mengangkut total 104 jiwa, terdiri dari 98 penumpang yang tengah menikmati wisata bahari dan 6 orang kru, dilaporkan tenggelam pada Minggu sore lalu.
Langkah sigap kepolisian ini menunjukkan keseriusan dalam menangani tragedi ini.
Proses olah TKP yang teliti diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi kapal sebelum kejadian, kemungkinan adanya kerusakan teknis, atau faktor-faktor lain yang berkontribusi pada kecelakaan.


