KITAINDONESIASATU.COM – Lima calon haji Kloter 8 asal Kota Bima, Embarkasi Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami diare setelah mengonsumsi nasi kotak. Mereka memakan nasi kotak sebelum memasuki Asmara Haji NTB.
“Kami menerima laooran keracunan, ternyata sebanyak lima orang mengalami diare,’’ ujar Pelaksana Harian Kepala Pelayanan Kesehatan Embarkasi Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Mataram, Hairul Yamin, di Mataram, Minggu, 11 Mei 2025.
Peristiwa yang dialami calon jemaah haji menjadi bahan evaluasi agar jemaah memperhatikan makanan yang dibawa atau di makan selama perjalanan. Dicurigiai, mereka sebelum masuk asmara haji, menginap di salah satu hotel di Mataram.
“Setelah di skrining sebagian besar sarapan pakai nasi kotak (nasi padang) kita perkirakan karena pedas dan daya tahan orang tua rentan sehingga menyebabkan diare,’’ ujar Hariul Yamin.
Ia pun mengimbau agar seluruh jemaah haji baik yang sudah berada maupun belum masuk ke Asrama Haji untuk menghindari makanan pedas dan selalu menjaga kesehatannya.
Sementara saat ini jemaah calon haji yang masuk di Asrama Haji NTB dari Embarkasi Lombok sudah sampai Kloter 8 yang berasal dari Kota Bima dan Kabupaten Sumbawa. JCH ini masuk ke Asrama Haji pada Sabtu, 10 Mei 2025, pukul 06.00 Wita sebanyak 393 orang termasuk tujuh petugas.
Mereka ini terdiri dari 231 dari Sumbawa, laki-laki 112 orang dan perempuan 119 orang. Kota Bima 155 orang terdiri laki-laki 69 dan perempuan 86 orang. Jamaah tertua berusia 97 tahun Siti Hawa asal Asakota Kota Bima. Sedangkan, termuda Dean 25 tahun asal Teluk Santong Plampang Sumbawa. (*)
