Berita Utama

Gubernur Lemhannas Tegaskan Keputusan Rakyat Pilih Prabowo-Gibran Final

×

Gubernur Lemhannas Tegaskan Keputusan Rakyat Pilih Prabowo-Gibran Final

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily. (Ist)
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily, menegaskan bahwa keputusan rakyat dalam memilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia adalah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi. Pernyataan ini disampaikan menanggapi adanya wacana dan usulan dari beberapa pihak terkait pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Saya kira kita tidak perlu mengkajinya karena bagaimanapun itu keputusan yang sudah ditetapkan, sudah dilantik oleh MPR RI, dan tentu kita tidak perlu mengkajinya. Karena itu sudah final,” ujar Ace kepada wartawan di Gedung Lemhannas, Jakarta, Selasa (6/5/2025).

Ace menjelaskan bahwa proses pemilihan umum telah berjalan sesuai dengan mekanisme demokrasi yang berlaku, dan hasilnya telah ditetapkan secara sah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta dikukuhkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Oleh karena itu, menurutnya, semua pihak harus menghormati keputusan tersebut.

Lebih lanjut, Ace menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik dan persatuan nasional. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk fokus mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menjalankan program-program pembangunan demi kemajuan Indonesia.

“Mari kita bersama-sama mendukung pemerintahan yang sah ini untuk bekerja demi kepentingan rakyat dan bangsa,” tandas Ace.

Sebelumnya Forum Purnawirawan Prajurit TNI menyampaikan surat terbuka berisi delapan sikap yang disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.  Satu dari delapan sikap yang mereka nyatakan di antaranya mengusulkan pergantian Wakil Presiden melalui MPR RI.

Pernyataan sikap tersebut ditandatangani oleh sejumlah Purnawirawan Jenderal TNI di antaranya Wapres ke-6 RI periode 1993-1998 sekaligus Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) periode 1988-1993 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, menteri agama (Menag) periode 2019-2020 dan Wakil Panglima TNI periode 1999-2000 Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi.

Selain itu, KSAD periode 1999-2000 Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, KSAL periode 2005-2007 Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, KSAU periode 1998-2002 Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan serta seratusan jenderal dan kolonel purnawirawan lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *