News

Bulog Bakal Impor Beras Imbas Musim Kemarau Gagalkan Panen Raya

×

Bulog Bakal Impor Beras Imbas Musim Kemarau Gagalkan Panen Raya

Sebarkan artikel ini
images 5

KITAINDONESIASATU.COM – Perusahaan Umum (perum) Bulog memperkirakan masa panen raya tahun depan akan mundur sekitar satu bulan lantaran potensi kekeringan. Mereka pun menyiapkan langkah untuk mengatasi kelangkaan besar yang salah satunya dengan melakukan impor.

Direktur Utama Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan, musim kering yang diperkirakan terjadi hingga September membuat musim panen akan mundur. Dan karena terjadi kekeringan, maka musim tanam diproyeksikan baru bisa dimulai Oktober. “Jadinya (musim tanam) mundur satu sampai satu setengah bulan,” katanya yang dikutip Senin (2/9).

Menurut Bayu, butuh waktu tiga bulan dari musim tanam ke musim panen, yang artinya Januari baru bisa panen. Namun, karena Januari sampai Maret merupakan musim hujan, petani akan sulit untuk mengeringkan gabah dan beras baru diperkirakan tersedia bagi masyarakat pada Maret.

“Januari baru panen tapi dijemur dulu, digiling, jadi berasnya. Harusnya kalau tanam September, akhir tahun udah bisa produksi” ujar Bayu.

Meski begitu, sambung Bayu, pihaknya akan bersiap menghadapi kondisi itu baik dengan penyerapan dalam negeri maupun dalam negeri. Terlebih, untuk kota impor sendiri, Bulog ditugaskan sebanyak 3,6 juta ton tahun ini.

“Sementara untuk tahun ini baru 2,2 juta ton beras yang telah masuk. Kemudian 500 ribu ton beras akan masuk dalam waktu dekat. 900 ribu ton masih mencoba kontrak. Kita usahakan semua importasi selesai sebelum Desember,” ungkap Bayu.

Sebelumya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Bulog untuk mengakuisisi beberapa sumber beras di Kamboja guna menjamin stok cadangan beras dalam negeri tetap aman.

Mengingat produksi beras nasional yang turun 1,39 persen pada 2023, langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi fluktuasi produksi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti krisis iklim dan berkurangnya lahan pertanian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *