KITAINDONESIASATU.COM – Aksi nekat pencurian ratusan pelat besi di bawah tol dekat Jakarta International Stadium (JIS) akhirnya berakhir setelah pelaku ditangkap aparat kepolisian. Pelaku berinisial SW (43), yang diduga mencuri 400 pelat besi.
“Ditangkap satu pelaku utama terkait pencurian pelat besi,’’ ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Pores Jakarta Utara, AKBP Benny Cahyadi, Sabtu, 26 April 2025.
Pelaku ditangkap di Kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu, 23 Aprl 2025 lalu. Dalam penangkapan itu polisi menyita dua buah palu dan satu pahat yang digunakan untuk mencuri pelat besi.
Polisi juga mengejar dua pelaku lainnya (DPO), dan juga mencari penadah hasil pencurian tersebut. Adapun identitas dua pelaku DPO telah diketahui.
Penangkapan dilakukan berkat laporan dari PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) selaku pengelola tol pada Senin, 21 April 2025.
Dalam laporannya, ada sekitar 400 lembar pelat besi yang menjadi pelapis beton kolong tol di RT 10, RW 08, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ludes dicuri maling. Pelat besi tersebut hilang satu per satu sejak tahun 2016.
Pasang CCTV
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno sebelumnya mengaku khawatir hilangnya pelat besi bisa membuat ambruk jalan tol, sehingga melukai pengguna jalan maupun warga setempat.
Namun piihaknya tidak bisa mengerahkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengawasi area kolong tol atau area lain yang berisiko dicuri materialnya, termasuk jembatan penyeberangan orang (JPO).
Karenanya menurutnya perlu dipasang kamera pengawas (CCTV). Selain itu, dia meminta masyarakat ikut mengawasi dan menjaga infrastruktur di wilayah masing-masing.
“Diperlukan sebetulnya CCTV yang sudah terpasang. Masyarakat harus jaga. Kalau tidak, sekarang kami pasang, besok dibongkar (hilang) lagi. Tapi ini kepentingan masyarakat Jakarta, artinya sama-sama menjaga,” ujar Rano Karno. (*)



