Keuangan

Fakta Lowongan Kerja Kopdes Merah Putih, Benarkah Ada Rekrutmen 400 Ribu Posisi dengan Gaji Jutaan?

×

Fakta Lowongan Kerja Kopdes Merah Putih, Benarkah Ada Rekrutmen 400 Ribu Posisi dengan Gaji Jutaan?

Sebarkan artikel ini
kopdes merah putih
Kopdes merah putih (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Sejak awal April 2025, media sosial diramaikan oleh kabar viral tentang rekrutmen besar-besaran di Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih), yang disebut membuka 400 ribu lowongan di seluruh Indonesia. Info ini memicu antusiasme tinggi karena diklaim menawarkan gaji antara Rp5 juta hingga Rp8 juta per bulan, tanpa seleksi rumit dan dengan kebebasan memilih lokasi kerja.

Namun, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) mengklarifikasi bahwa meski pemerintah sedang menyusun program pembentukan 80 ribu unit Kopdes, hingga kini belum ada pembukaan lowongan resmi. 

Rencana ini masih dalam tahap persiapan, termasuk sistem pelatihan hybrid untuk calon pengurus.

Setiap Kopdes akan mengelola enam jenis usaha seperti sembako, apotek, klinik, hingga unit simpan pinjam. Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap tautan palsu yang mengatasnamakan Kemenkop atau Kopdes Merah Putih.

6 Jenis Gerai Usaha dalam Struktur Kopdes

Dalam struktur operasionalnya, satu unit Kopdes Merah Putih akan mengelola beberapa bidang usaha, antara lain:

Gerai Sembako

Unit Apotek

Layanan Klinik Kesehatan

Cold Storage atau Gudang Komoditas

Unit Simpan Pinjam

Kantor Administrasi Koperasi

Baca Juga  Otorita IKN Minta Tambahan Anggaran Rp26 Triliun Untuk Pemeliharaan Infrastruktur

Masing-masing bidang tersebut memerlukan sumber daya manusia yang andal dan profesional dalam pengelolaannya. Namun, semua itu masih dalam tahap perencanaan dan belum memasuki fase rekrutmen.

Belum Ada Link Pendaftaran Resmi 

Hingga kini, belum ada tautan resmi yang dapat digunakan untuk mendaftar lowongan di Kopdes Merah Putih. Masyarakat diimbau waspada terhadap link mencurigakan yang mengklaim mewakili proses rekrutmen dari Kemenkop atau Kopdes.

Sementara itu, pemerintah tengah menyiapkan sistem pelatihan berbasis hybrid bagi calon pengurus koperasi. Pelatihan ini akan memadukan metode online dan tatap muka secara langsung, dengan tujuan menciptakan proses pembelajaran yang hemat biaya serta menjangkau wilayah yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *