KITAINDONESIASATU.COM-TransJabodetabek rute Blok M-Alam Sutera (Tangerang Selatan) secara resmi mulai beroperasi hari Kamis (24/4/2025) dan akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni.
“Peresmian Transjabodetak merupakan salah satu bentuk kolaborasi antarwilayah dalam memperluas jangkauan transportasi publik,” ujar Pramono dalam keterangannya, kemarin.
Rute Blok M–Alam Sutera menjadi bagian dari program integrasi transportasi yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta. Rute ini merupakan salah satu dari rute TransJabodetabek baru yang akan menghubungkan Jakarta dengan wilayah sekitarnya. Untuk rute lainnya, lanjut Mas Pram –panggilan akrab Pamono Anung– akan dilakukan bertahap.
Mas Pram juga mengungkapkan rencana program subsidi tarif transportasi untuk 15 golongan masyarakat yang akan berlaku untuk layanan transportasi umum, termasuk TransJabodetabek, MRT, dan LRT.
“Secara keseluruhan dan mudah-mudahan apa yang menjadi semangat kami untuk mulai memberikan gratis bagi angkutan umum, termasuk nanti 15 golongan segera terwujud. Kemarin dalam rapat saya dan Pak wagub diputuskan untuk mensubsidi 15 golongan kita setujui angkanya,” kata Mas Pram yang juga bapak Bupati Kediri, Jawa Timur ini.
Dengan rute baru ini, Pemprov DKI Jakarta berharap konektivitas antara ibu kota dengan kota-kota penyangga semakin kuat, efisien, dan ramah pengguna. Program TransJabodetabek menjadi bagian dari transformasi sistem transportasi publik terintegrasi di kawasan metropolitan Jakarta.
“Dengan demikian, secara perlahan kami akan membuka ruas-ruas baru, rute-rute baru untuk menghubungkan Trans Jabodetabek yang sekarang ini secara perlahan akan kita bangun,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan bahwa rute ini langsung mulai beroperasi setelah peresmian. “Rute itu langsung beroperasi setelah diresmikan,” jelas Syafrin.
Akan tetapi, mengenai tarif untuk rute Blok M–Alam Sutera, Syafrin belum bisa memberikan kepastian dan menegaskan bahwa pengumuman tarif akan dilakukan oleh Gubernur Jakarta. “Untuk tarif, nanti Pak gubernur yang akan mengumumkan,” ujarnya.


