KITAINDONESIASATU.COM – Dunia kehilangan salah satu tokoh perdamaian paling berpengaruh, Paus Fransiskus. Kabar duka ini menyelimuti Vatikan dan umat Katolik di seluruh dunia, menyusul wafatnya Bapa Suci pada Senin (21/4/2025) pagi. Paus Fransiskus, yang dikenal dengan ketulusan dan upayanya yang tak kenal lelah dalam mempromosikan perdamaian, menghembuskan napas terakhir di usia 87 tahun.
Sepanjang masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus telah menjadi suara lantang bagi perdamaian dan keadilan. Beliau tak pernah lelah menyerukan dialog antaragama, persaudaraan, dan solusi damai untuk konflik global. Dari krisis pengungsi hingga perubahan iklim, Paus Fransiskus selalu hadir sebagai pembawa pesan harapan dan persatuan.
Upayanya dalam membangun jembatan antaragama dan budaya telah diakui secara luas. Beliau sering bertemu dengan para pemimpin agama lain, menyerukan kerja sama dalam mengatasi tantangan dunia. Pesan-pesan perdamaiannya yang penuh kasih sayang telah menyentuh hati jutaan orang di seluruh dunia, melampaui batas-batas agama dan keyakinan.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia. Banyak pemimpin dunia dan tokoh agama yang menyampaikan belasungkawa, mengenang Paus Fransiskus sebagai sosok yang penuh kasih dan pembawa damai.
Mereka merasa kehilangan atas salah satu tokoh berpengaruh di dunia karena selalu menyuarakan perdamaian ke seluruh dunia, termasuk kepada bangsa Israel dan Palestina agar menghindari kekerasan dan mengutamakan perdamaian. (*)

