KITAINDONESIASATU.COM-Setelah dilakukan penetertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Haji Usma Pasar Ciputat, Kecamatan Ciputat bersama Sat Pol PP Kota Tangseakan melakukan pengawasan secara intensif pada malam hari.
“Pengawasan pada malam hari agar tidak ada lagi pedagang yang kembali berjualan di trotoar dan bahu jalan. Masyarakat juga diimbau untuk terus aktif mengawasi, agar penataan Pasar Ciputat bisa berjalan dengan baik,” ungkap Camat Ciputat Iwan Pristiasya, Minggu (20/4/2025) April 2025.
Kata Iwan, penataan Pasar Ciputat diperlukan upaya dan kesadaran bersama. Terlebih, Pemkot Tangsel telah menyiapkan los gratis untuk para pedagang.
Iwan membantah jika Pemkot Tangsel berusaha mengusir PKL, tapi memindahkan PKL ke tempat yang semestinya, dan mengembalikan fungsi bahu jalan dan trotoar. “Saya yakin kita semua ingin Pasar Ciputat rapih kan? Sekarang ini saatnya kita kompak dan wujudkan penataan Pasar Ciputat yang lebih baik,” ujarnya.
Pasar Induk Rau
Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot Serang) menargetkan renovasi gedung Pasar Induk Rau (PIR) rampung tahun 2025. Sekarang ini, Pemkot Serang sedang mempriorotaskan pembenahan lokasi relokasi dan penyediaan fasilitas pendukung, termasuk pembongkaran awning di area pipa gas.
Wahyu Nurjamil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembangunan Kota Serang, mengatakan, penertiban pedagang yang jualan di luar kawasan Pasar Induk Rau masih dalam tahap persiapan pemindahan.
“Relokasi akan dilakukan sambil renovasi gedung utama berjalan. Fasilitasnya hars kita pastikan memadai terlebih dahulu. Prosesnya hingga rampung kira-kira satu hingga dua bulan ke depan,” ujar Wahyu, Minggu.
Lokasi relokasi sementara berada menempati lahan milik PT Pesona Banten Persada, tidak jauh dari Pasar Induk Rau, persis di seberang Blok M. “PT Pesona yang bertanggung jawab atas pembangunan dan renovasi lokasi relokasi tersebut,” ujar Wahyu.


