KITAINDONESIASATU.COM – Ridwan Bae, Wakil Ketua Komisi V DPR RI,mengungkapkan adanya permasalahan terkait ganti rugi lahan untuk pembangunan kolam retensi di kawasan Sungai Asam, Kota Jambi, yang hingga kini belum terselesaikan.
Kondisi ini, menurutnya, menjadi salah satu penyebab banjir saat hujan deras melanda kota tersebut.
“Dalam reses kali ini, kami menemukan bahwa persoalan ganti rugi lahan yang belum rampung dan kolam retensi yang belum selesai pembangunannya menjadi faktor terjadinya banjir,” ujar Ridwan, seperti ditulis Parlementaria pada Rabu, 16 April 2025.
Ia menjelaskan, kebutuhan anggaran untuk pembebasan lahan kolam retensi tersebut mencapai sekitar Rp75 miliar.
Ridwan menekankan bahwa pihaknya akan mendorong agar sisa anggaran yang dibutuhkan dapat dialokasikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Kita memahami kondisi keuangan daerah, baik kabupaten maupun provinsi, sangat terbatas. Kita juga tahu pemerintah pusat sedang melakukan penghematan. Namun, prinsip prioritas tetap harus dijalankan, karena tanpa prioritas, pembangunan tidak akan terlaksana,” tegasnya.
Ridwan juga menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur di Kota Jambi demi kepentingan masyarakat luas. Ia optimistis pemerintahan yang akan datang di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto akan memperhatikan proyek-proyek strategis seperti ini.
“Kami percaya Pak Prabowo sebagai presiden akan melihat dengan bijak mana program yang perlu diprioritaskan. Komisi V menilai bahwa Jambi termasuk daerah yang sangat penting dan patut diperjuangkan segera,” tutup politisi dari Fraksi Partai Golkar tersebut.-***


