KITAINDONESIASATU.COM – Dalam dua pekan tayang di biskop sejak Lebaran 2025, film animasi ‘’Jumbo’’ tembus ditonton oleh 3 juta penonton Indonesia. Jumlah penonton yang luar biasa ini tentu saja disambut suka cita dan bangga oleh penulis dan sutradara film Jumbo, Ryan Adriandhy.
“Ketika karya saya menggerakkan orang untuk membuat karya mereka sendiri sebagai respons terhadap karya saya, maka itulah kepuasan saya,’’ ujar Ryan dalam keteranagnnya, Senin, 14 April 2025.
Film ini didukung pengisi suara dari sejumlah aktor dan penyanyi ternama Indonesia, di antaranya Prince Poetiray (Don 10 tahun/ Jumbo), Quinn Salman (Meri), M Adhiyat (Atta), Yusuf Ozkan (Nurman), Graciella Abigail (Maesaroh).
Lalu ada Den Bagus Satrio (Don 4 tahun/ Don kecil), Angga Yunanda (Acil), Ariel Noah (ayah Don), Bunga Citra Lestari (ibu Don), Cinta Laura Kiehl (ibu Meri), Ariyo Wahab (ayah Meri), Rachel Amanda (panitia panik), Aci Resti (panitia datar), dan Kiki Narendra (pak Kades Rusli).
Prince Poetiray dan Quinn Salman juga berduet untuk menyanyikan lagu tema film “Jumbo” bertajuk “Selalu Ada di Nadimu”, dengan tambahan versi dari Bunga Citra Lestari.
Sinopsis Film Jumbo
Film Jumbo mengisahkan seorang anak yatim piatu berusia 10 tahun bernama Don. Ia sering diremehkan lanyara bertubuh besar. Don tumbuh dengan buku dongeng warisan orang tuanya.
Buku tersebut bukan hanya kenang-kenangan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan pelarian bagi Don dari dunia yang terasa tidak ramah. Demi membuktikan dirinya, Don bertekad untuk mengikuti pertunjukan bakat dengan menampilkan sandiwara panggung yang terinspirasi dari buku warisan orang tuanya itu.
Ia berharap melalui pertunjukan tersebut, teman-temannya bisa terinspirasi dan mulai percaya pada keajaiban.
Sayangnya, mimpi Don justru diejek dan diremehkan oleh sebagian temannya. Bahkan salah satu perundung, Atta, mencuri buku dongeng Don.
Beruntungnya, Don selalu mendapat dukungan dari Oma dan sahabat-sahabatnya, Nurman dan Mae. Ia pun merupaya untuk mendapatkan kembali buku warisannya itu.
Di tengah upayanya, Don bertemu dengan Meri, seorang anak perempuan dari dunia lain yang membutuhkan bantuan Don untuk mencari orang tuanya. Petualangan penuh keajaiban pun dimulai, mengajarkan arti persahabatan sejati, keberanian, dan kepercayaan diri. (*)





