News

Tanah Bumbu Tuan Rumah Billiard International Batulicin Open 2025, Hadiah Utama Rp 200 Juta

×

Tanah Bumbu Tuan Rumah Billiard International Batulicin Open 2025, Hadiah Utama Rp 200 Juta

Sebarkan artikel ini
Turnamen billiard Batulicin Open 2025. (Ist)
Turnamen billiard Batulicin Open 2025. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Kabupaten Tanah Bumbu kembali menunjukkan eksistensinya di kancah olahraga nasional dengan menjadi tuan rumah Billiard International Batulicin Open 2025. Turnamen berskala internasional ini akan digelar pada 15–20 April 2025 di Gimme Billiards, Batulicin, dengan total hadiah yang mencapai Rp 500 juta.

Ketua Panitia, Sahmi, menjelaskan bahwa turnamen ini terbuka untuk peserta dengan handicap (HC) 4 hingga 8. Ia menyebutkan, pemenang utama akan membawa pulang hadiah sebesar Rp 200 juta.

“Ajang ini terbuka bagi siapa saja yang memenuhi kriteria. Kami harap para atlet biliar dari seluruh Indonesia, bahkan luar negeri, dapat ambil bagian dan meramaikan kompetisi ini,” ujar Sahmi.

Pertandingan akan menggunakan sistem Double Elimination hingga babak Top 32, lalu dilanjutkan dengan format Single Elimination hingga final. Dalam hal teknis, turnamen akan menerapkan aturan Break Box, dengan bola 9 ditempatkan di titik spot, bola 2 dan 8 di posisi sayap, serta menggunakan sistem Alternate Break.

Sementara itu, babak kualifikasi akan menggunakan format Race to 5 dengan ketentuan No Illegal Break, guna memastikan jalannya pertandingan tetap kompetitif dan adil.

Pendaftaran dibuka untuk umum dengan tiga kategori biaya:

  • Rp 1,5 juta untuk Single Entry
  • Rp 4,5 juta untuk Multi Entry
  • Rp 6,75 juta untuk Golden Ticket

Calon peserta yang berminat bisa menghubungi Johan Bawal melalui nomor 0878-1815-7435 untuk informasi lebih lanjut.

Dengan terselenggaranya turnamen ini, Tanah Bumbu tidak hanya berperan sebagai tuan rumah yang siap secara infrastruktur, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong perkembangan olahraga biliar di tingkat nasional maupun internasional.

Ajang ini juga diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan bagi atlet muda, sekaligus mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Tanah Bumbu. (Anang Fadhilah/Yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *