KITAINDONESIASATU.COM – Nama Jan Hwa Diana menjadi sorotan di media sosial TikTok setelah dirinya melaporkan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
Kasus ini bermula ketika Armuji mengunggah wajah Jan Hwa dan suaminya dalam konteks penggerebekan terhadap perusahaan CV Sentosa Seal, yang dituding menahan ijazah mantan karyawannya.
CV Sentosa Seal disebut-sebut menahan ijazah pegawai yang telah mengundurkan diri, sehingga mendorong Armuji melakukan inspeksi mendadak.
Namun, saat mendatangi lokasi, pihak perusahaan menutup rapat gerbang dan enggan menerima kedatangan Armuji.
Melalui sambungan telepon, Armuji sempat berbicara langsung dengan Jan Hwa Diana, namun percakapan tidak berjalan baik.
Diana justru menuduh Armuji sebagai penipu dan menolak berdialog secara terbuka. Armuji membagikan pengalamannya tersebut lewat akun Instagram @cakj1, dengan menegaskan bahwa ia akan terus mengawal kasus penahanan ijazah hingga bisa bertemu langsung dengan pemilik perusahaan.
“Bahkan saya dituduh penipu, bahkan Disnaker pun juga tidka pernah diterima dengan baik, ksaus ini akan terus dikawal hingga saya bisa bertemu dengan pemilik perusahaan,” ungkapnya.
Sikap Jan Hwa Diana ini kemudian memicu reaksi keras dari publik. Setelah diketahui bahwa ia melaporkan Armuji, warganet pun ramai-ramai menyerbu akun TikTok miliknya, @janhwa.diana (18,7 ribu pengikut) dengan berbagai komentar yang menyudutkan. Kasus ini kini menjadi perbincangan hangat di dunia maya.
“Wali Kota dikira penipuan, nantang pakai polisi. Dikira uang lo bisa menang sama Wali Kota, kocak,” ujar akun udu anak e wong sugeh.
“Tolong hargai bapak Wakil Wali Kota kita bu, beliau datang baik-baik mau menyelesaikan masalah warganya, tapi malah di sepelekan,” ujar akun Adam Channa Luversss.
“Pengusaha tidak ada yang menang lawan pejabat, siap-siap ya ba,” tandas akun BakPa0 terkait dengan sikap Jan Hwa Diana tersebut.

