Lifestyle

9 Keutamaan Puasa Senin Kamis, Amalan Disukai Rasulullah

×

9 Keutamaan Puasa Senin Kamis, Amalan Disukai Rasulullah

Sebarkan artikel ini
doa buka puasa
Ilustrasi. (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Puasa Senin Kamis merupakan salah satu kesukaan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam. Di sisi lain puasa sunnah ini banyak keutamaannya.

Barangsiapa yang mengetahui fadhilah puasa Senin Kamis, pasti tidak akan meninggalkannya selama hidupnya.  Mengenai puasa Senin Kamis, Rasulullah SAW bersabda,

“Pada hari Senin dan Kamis, pintu-pintu surga dibuka. Oleh karena itu, semua hamba yang tidak mempersekutukan Allah SWT dengan sesuatu pun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali jika terdapat permusuhan antara seseorang dengan saudaranya. Kemudian, dikatakan, Tahanlah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR Muslim)


Berikut keutamaan puasa Senin Kamis dirangkum dari berbagai sumber:

1. Bau Mulut yang Harum

Rasulullah SAW menjelaskan,

“Semua amalan manusia adalah untuk dirinya sendiri, kecuali puasa, karena puasa adalah untuk-Ku (Allah), dan Aku-lah yang akan memberikan balasannya. Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak wangi.” (HR Bukhari)

2. Pahala Berlipat

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Demi keberadaan-Nya yang menjaga nyawaku, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah daripada minyak kesturi. Dia menahan nafsu dan menahan diri dari makanan dan minuman karena Aku. Oleh karena itu, puasa adalah hak milik-Ku, dan Aku yang akan memberikan pahalanya. Setiap kebaikan dilipatgandakan hingga tujuh ratus kali, kecuali puasa. Puasa adalah hak milik-Ku, dan Aku yang akan memberikan balasannya.” (HR Malik)

3. Mendapat Gelar Takwa

Siapa pun yang dengan ikhlas melaksanakan puasa sunnah, termasuk puasa Senin dan Kamis, serta mematuhi semua syarat, rukun, dan ketentuannya, akan diberikan gelar takwa.

Sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an surat Thalaq ayat 2 dan 4

وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ ٢

Artinya: ” Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya.” (QS. Thalaq: 2)

وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ اَمْرِهٖ يُسْرًا ٤

Artinya: “Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya.” (QS. Thalaq: 4)


4. Disiapkan Surga Rayyan

Allah SWT telah menyiapkan pintu khusus di Surga yang disebut sebagai “Rayyan” bagi mereka yang menjalankan puasa. Nabi Muhammad SAW mengabarkan hal ini dalam hadits,

“Dalam Surga terdapat satu pintu yang disebut sebagai ar-Rayyan, yang pada Hari Kiamat tidak ada seorang pun yang akan masuk Surga melalui pintu tersebut kecuali para orang yang berpuasa. Tidak akan ada seorang pun yang melewati pintu tersebut kecuali mereka. Kemudian dikatakan kepada mereka, ‘Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka para orang yang berpuasa akan berdiri menghadap. Tidak akan ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Setelah mereka semua masuk, pintu itu akan ditutup dan tidak akan ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut.” (HR Bukhari Muslim)

Baca Juga  3 Tradisi Sambut Idul Fitri di Jawa yang Masih Dilestarikan hingga Kini

5. Memperoleh Dua Kegembiraan

Orang yang berpuasa akan merasakan dua kebahagiaan yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya, kebahagiaan itu datang pada dua waktu yaitu saat berbuka puasa dan saat berjumpa dengan Allah SWT. Hal ini diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari.


6. Lima Perkara yang Diberikan kepada Umat Muhammad

Puasa adalah salah satu dari lima hal yang diberikan kepada umat Muhammad dan tidak diberikan kepada umat sebelumnya. Di antara hal-hal tersebut adalah Allah memerintahkan malaikat-Nya untuk memohon ampun bagi orang yang berpuasa, dan bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada minyak misik.

7. Menghapus Fitnah

Puasa termasuk di antara amalan yang mampu menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan, termasuk dosa-dosa kecil. Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

Pada suatu kesempatan, Umar bertanya mengenai riwayat fitnah. Dia mendengar bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa fitnah tersebut dapat dihilangkan melalui salat, puasa, dan zakat.


8. Menjadi Amalan yang Tidak Ada Tandingannya

Dalam suatu hadits yang diriwayatkan dari Abu Umamah, dia berkata, “Ya Rasulullah SAW, tunjukkanlah kepada saya suatu amal.” Beliau menjawab, ‘Jalankanlah puasa, karena tidak ada amal yang sebanding dengannya.’” (HR Nasa’i)


9. Zakat bagi Tubuh

Setiap anggota tubuh memiliki kewajiban zakatnya, dan zakat bagi tubuh adalah puasa. Seperti yang disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah RA, beliau mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Setiap sesuatu memiliki zakatnya, dan zakat bagi tubuh adalah berpuasa.” Selain itu, dalam hadits lainnya, Rasulullah SAW bersabda, “Puasa merupakan separuh dari kesabaran.” (HR Ibnu Majah). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *