Hiburan

Fazlina Ahmad Daud Peran Kalsum di Serial Bidaah ‘Buka Mataku tentang Sekte Menyimpang’

×

Fazlina Ahmad Daud Peran Kalsum di Serial Bidaah ‘Buka Mataku tentang Sekte Menyimpang’

Sebarkan artikel ini
Fazlina Ahmad Daud Peran Kalsum di Serial Bidaah ‘Buka Mataku tentang Sekte Menyimpang’
Fazlina Ahmad Daud Peran Kalsum di Serial Bidaah ‘Buka Mataku tentang Sekte Menyimpang’

KITAINDONESIASATU.COM – Artis Malaysia pemeran Kalsum, Fazlina Ahmad Daud ungkap komentarnya takala berperan di serial ‘Bidaah’ yang viral. Fazlina mengatakan, serial ini membuka matanya tentang sekte menyimpang.

Serial asal Malaysia berjudul Bidaah tengah ramai dibahas di media sosial sejak tayang pada 6 Maret 2025 di salah satu platform OTT. 

Disutradarai oleh Ellie Suriaty dan ditulis oleh Eirma Fatima, serial ini mengikuti kisah Baiduri (Riena Diana) yang berjuang menyelamatkan ibunya, Kalsum (Fazlina Ahmad Daud), dari sebuah sekte menyimpang bernama Jidah Ummah yang dipimpin oleh Walid Muhammad (Faizal Hussein). 

Kalsum justru membujuk Baiduri agar bergabung dalam sekte tersebut, hingga akhirnya Baiduri mencium adanya penyimpangan seperti nikah paksa dan ritual tidak wajar. Situasi semakin panas saat Hambali (Fattah Amin), anak Walid, pulang dari Yaman dan menyadari ajaran sang ayah telah melenceng dari Islam. 

Fazlina Ungkap Tak Masalah Malah Mendalami Perannya

Pengalaman Fazlina memerankan Kalsum pun sangat mendalam dan emosional, termasuk saat harus berakting mencium kaki dan meminum air bekas cucian kaki Walid. 

Fazlina Ahmad Daud bercerita jika dalam serial tersebut, ia harus melakukan adegan  meminum air bekas cuci kaki Walid. Ia mengaku tak keberatan melakukan adegan tersebut. Mencium kaki dan minum air yang digunakan untuk mencuci kaki mereka benar-benar menyiksa. Namun, aku tenggelam dalam karakter pada saat itu, sehingga aku melakukan adegan tersebut secara otomatis,” kata Fazlina dikutip dari The Star, pada Selasa (8/4/2024).

Ia mengaku tersentuh oleh makna perannya yang membuka mata tentang bahayanya sekte menyimpang. 

“Itu benar-benar membuat aku merasa layaknya mereka yang telah menjadi korban kelompok yang menyimpang,” terang Fazlina.

Serial ini tak hanya menyuguhkan ketegangan, tetapi juga pesan moral tentang pentingnya kewaspadaan terhadap manipulasi berkedok agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *