News

Kualitas Udara Jakarta Masih Buruk, DLH Siapkan Langkah Tambahan

×

Kualitas Udara Jakarta Masih Buruk, DLH Siapkan Langkah Tambahan

Sebarkan artikel ini
FotoJet 5 3
Kualitas Udara Jakarta Masih Buruk

KITAINDONESIASATU.COM – Kualitas udara di DKI Jakarta pada Senin pagi, 7 April 2025, tercatat tidak sehat bagi kelompok sensitif, menurut data dari IQAir.

Pada pukul 06.30 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) berada di angka 105 dengan konsentrasi partikel halus PM2.5 sebesar 36 mikrogram per meter kubik.

Secara global, Delhi, India menempati posisi teratas sebagai kota dengan kualitas udara terburuk dengan AQI 256. Disusul Kathmandu, Nepal (213), dan Lahore, Pakistan (206). Jakarta sendiri berada di peringkat ke-15 dunia pada pagi hari ini.

Menanggapi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah-langkah untuk mengurangi polusi udara dengan mencontoh kota-kota besar seperti Paris dan Bangkok.

Bangkok memiliki sekitar 1.000 stasiun pemantau kualitas udara (SPKU) dan Paris sebanyak 400, sementara Jakarta kini memiliki 111 SPKU, meningkat dari hanya 5 unit sebelumnya.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyebut bahwa penambahan jumlah sensor akan terus dilakukan demi intervensi yang lebih cepat dan akurat.

Selain itu, keterbukaan data dinilai krusial untuk penanganan polusi yang sistematis dan berkelanjutan.

DLH juga menargetkan pemasangan 1.000 sensor kualitas udara berbiaya rendah guna memperluas jangkauan pemantauan. Upaya ini diharapkan mampu mendukung kebijakan pengurangan polusi secara lebih efektif.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *