KITAINDONESIASATU.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk segera mengungkap secara transparan dan tuntas kasus dugaan pemerkosaan dan pembunuhan seorang jurnalis di Kalimantan Selatan yang diduga melibatkan oknum anggota TNI Angkatan Laut. Desakan ini disampaikan oleh sejumlah anggota Komisi I DPR yang membidangi pertahanan dan informasi.
“Kami mendesak TNI untuk segera memberikan informasi yang jelas dan transparan terkait kasus ini. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” ujar anggota Komisi I DPR, Dave Laksono kepada wartawan, Jumat (4/4/2025).. “Ini adalah kasus yang sangat serius dan menyangkut nama baik institusi TNI.”
Ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan dalam kasus ini. “Siapa pun yang bersalah, harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya. “Jangan ada impunitas bagi pelaku.”
Kasus ini bermula dari ditemukannya jenazah seorang jurnalis perempuan berinisial Juwita (24) di kawasan Gunung Kupang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (22/3/2025). Awalnya, korban diduga tewas akibat kecelakaan tunggal. Namun, keluarga korban menemukan sejumlah kejanggalan dan menduga korban dibunuh.

