KITAINDONESIASATU.COM – Satu orang remaja meninggal akibat terkena ledakan saat pesta petasan di Pamekasan saat Hari Raya Idul Fitri 2025.
Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah di Pamekasan, Jawa Timur, berubah menjadi duka setelah pesta petasan yang berlangsung di Desa Pangoraian, Kecamatan Proppo, berujung tragedi.
Seorang remaja dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan dalam acara yang digelar pada 31 Maret 2025 tersebut.
Pesta petasan yang telah menjadi tradisi tahunan di desa itu dimulai sejak sore hari dan berlangsung hingga malam.
Warga setempat dan pengunjung dari berbagai daerah berkumpul untuk menyaksikan kemeriahan perayaan.
Namun, kegembiraan berubah menjadi kepanikan saat ledakan besar terjadi di tengah acara.
Korban Tewas saat Pesta Petasan di Pamekasan

Seorang remaja berinisial M, yang berasal dari Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, menjadi korban dalam insiden itu.
M yang saat itu berada di lokasi sebagai penonton terkena ledakan dan mengalami luka serius. Upaya penyelamatan dilakukan dengan segera, dan korban dilarikan ke RSUD dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan.
Sayangnya, meski telah mendapatkan perawatan medis, nyawa remaja tersebut tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada 1 April 2025.
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan langsung bertindak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Sejumlah pihak yang berada di lokasi dimintai keterangan guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran dalam pelaksanaan pesta petasan di Pamekasan tersebut.(*)



