KITAINDONESIASATU.COM – Puncak arus balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 1446 Hijriah/2025 Masehi diprediksi pada tanggal 5 April atau 6 April 2025.
“Perkiraan mungkin antara sekitar tanggal 5 atau tanggal 6 April (puncak) arus balik,’’ ujar Direktur Bisnis Jasa Marga, Reza Febriano, di Semarang, Jumat malam, 28 Maret 2025.
Sementara volume puncak arus balik diperkirakan mencapai 276 kendaraan atau naik 62 persen dibanding volume lalu lintas pada puncak arus balik Lebaran tahun 2024.
Gunakan Tol Fungsional
Sementara Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Latif Usman mengatakan, bahwa untuk arus balik akan digunakan tol fungsional, yaitu dari Sadang (Japek II) yang akan keluar di daerah Bekasi Deltamas.
Terkait hal ini, Polres Metro Bekasi masih menunggu instruksi lanjutan soal pengoperasian Tol Jakarta-Cikampek atau Japek Selatan Selatan secara fungsional sebagai salah satu lintasan arus balik Lebaran tahun ini.
1,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek
Berdasarkan dari dari Jasa Marga bahwa sebanyak 1.179.997 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek pada H-10 hingga H-4 Lebaran 2025 untuk periode 21 Maret-27 Maret 2025.
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak).
Adapun total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 20,3% jika dibandingkan dengan lalin normal, yakni 980.802 kendaraan. (*)


