KITAINDONESIASATU.COM – Korban tewas ledakan serbuk petasan yang di bawa seorang pengendara sepeda motor diketahui seorang santri asal Ponorogo, Selasa, 25 Maret 2025 malam.
Santri dari salah satu Ponpes di Blitar membawa serbuk petasan di tengah perjalanan mengalami kecelakaan sepeda motor kemudian serbuk petasan itu meledak hingga menggegerkan warga sekitar pukul 21:30 WIB.
Korban diketahui adalah berinisial AA (19) pelajar warga Desa Campursari, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo meninggal dunia di tempat kejadian.
Acara Trans 7 Rabu, 26 Maret 2025: ada Movievaganza Spesial Surga yang Tak Dirindukan
Seperti terlihat dalam rekaman CCTV yang beredar terungkap saat itu korban mengendarai sepeda motor Supra X warga hitam merah kemudian terjatuh dan serbuk yang dia bawa meledak, akibat benturan keras itu.
Dari keterangan para saksi seperti diungkapkan Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurahman mengatakan korban sedang mengendarai sepeda motor dari arah barat ke timur.
Di tengah perjalanan korban tidak sengaja bersenggolan dengan seorang anak yang mengendarai sepeda ontel, hingga korban mengalami kecelakaan dan terseret beberapa meter hingga kemudian terjadi ledakan.
Sementara dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi banyak menemukan serbuk petasan di tubuh korban diduga merupakan serbuk mesiu petasan yang memicu adanya ledakan.
Terlihat ada beberapa bubuk petasan menempel di dalam tubuh korban seperti di bagian lengan, perut yang diduga membuat terjadinya ledakan itu.
Pasca ledakan jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani proses selanjutnya, pihak kepolisian Blitar hingga kini terus menyelidiki kasus ini. **




