KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu yang patut dikunjungi adalah Air Terjun Badorai, yang berada di Kecamatan Sungai Pua.
Destinasi ini masih tergolong tersembunyi karena lokasinya berada di tengah hutan. Selain menawarkan panorama alami yang memesona, perjalanan menuju lokasi juga menjadi pengalaman seru karena melibatkan aktivitas trekking.
Letaknya yang cukup dekat dari Kota Bukittinggi membuat akses ke air terjun ini cukup mudah dijangkau.
Air Terjun Badorai berada di kawasan hutan yang lebat, menciptakan atmosfer tenang yang cocok untuk pelarian dari hiruk pikuk kota.
Dikelilingi pepohonan tinggi dan rimbun, air terjun ini memiliki struktur bertingkat dengan debit air yang cukup besar.
Di lokasi ini terdapat tiga aliran air terjun. Dua di antaranya memiliki ketinggian sekitar 50 meter, sementara satu lainnya lebih rendah dengan tinggi sekitar 20 meter. Meski lebih kecil, air terjun ketiga justru paling populer karena akses yang lebih mudah dan suasana yang lebih nyaman untuk bersantai.
Menariknya, pengunjung bisa mencoba seluncuran alami di bebatuan gunung yang licin dan halus.
Petualangan dimulai saat pengunjung menelusuri jalur menuju air terjun, melewati hutan dengan pepohonan rindang yang melindungi dari panas matahari.
Meskipun jalannya cukup menguras tenaga, pengalaman ini sangat sepadan dengan pemandangan indah dan suara alami air yang mengalir.
Di lokasi air terjun ketiga, wisatawan bisa bermain air, bersantai, atau menikmati kolam alami yang segar. Area bebatuan di sekitar air terjun juga memungkinkan pengunjung menikmati wahana seluncur alami.
Setelah puas di air terjun ketiga, wisatawan yang ingin tantangan lebih bisa melanjutkan perjalanan ke dua air terjun lainnya.
Jalurnya lebih menantang, namun pemandangan spektakuler yang ditawarkan sangat layak untuk dijadikan latar foto yang menawan.
Perjalanan bisa dimulai dari Kota Padang, ibu kota Provinsi Sumatera Barat. Dari Jakarta, penerbangan ke Bandara Internasional Minangkabau memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit.
Dari Padang, perjalanan darat ke Kabupaten Agam dapat ditempuh lewat jalur Maninjau – Jalan Lubuk Busung dalam waktu kurang lebih 2 jam 15 menit sejauh 109 km.
Setelah itu, perjalanan dilanjutkan melalui Padang Lua – Jalan Maninjau menuju Air Terjun Badorai dengan jarak sekitar 50,5 km yang dapat ditempuh dalam waktu 1 jam 41 menit.-***
