Inovasi

KKN UIN Banten Sebar 2.000 Bibit Pohon

×

KKN UIN Banten Sebar 2.000 Bibit Pohon

Sebarkan artikel ini
mahasiswa uin serang kkn berikan bibit pohon ke warga
mahasiswa uin serang kkn berikan bibit pohon ke warga

KITAINDONESIASATU.COM – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmikan Signame ECO Brick serta bagikan 2.000 bibit pohon kepada masyarakat dalam kegiatan perpisahan KKN di Kelurahan Sukawana, Kecamatan Curug, Kota Serang.

Disamping sebagai aksi nyata Tim KKN dalam upaya membangun desa, proyek pembuatan Signname ECO Brick juga menjadi simbol dedikasi mereka terhadap kelestarian lingkungan. Senada dengan hal tersebut Camat Curug, Eni Sudaryani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan kerja keras Tim KKN UIN Banten.

“Saya sangat bangga dengan apa yang telah dicapai oleh adik-adik mahasiswa KKN. Program ECO Brick ini adalah langkah nyata dalam menjaga lingkungan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujar Eni Sudaryani, Rabu (28/8/2024)

Sedangkan Dosen Pembimbing sekaligus Wakil Rektor 3 UIN Banten, Hidayatullah, menegaskan bahwa agenda peresmian ECO Brick dan pembagian 2.000 bibit pohon adalah implementasi mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Pengabdian kepada masyarakat adalah bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan apa yang telah dilakukan oleh Tim KKN di Sukawana ini adalah contoh yang baik bagaimana mahasiswa dapat berperan aktif dalam pembangunan masyarakat,” katanya.

Baca Juga  BKN Kenalkan Aplikasi I-Mur dan SBT di Garut, untuk Apa?

Kegiatan tersebut juga diramaikan oleh seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Sukawana, anggota Kelompok Tani Wanita Srikandi, serta masyarakat Ciwengker yang berpartisipasi dalam program pembagian bibit pohon. Sebanyak 2.000 bibit pohon dibagikan kepada masyarakat dengan misi utama penghijauan dan peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Tim KKN UIN Banten berharap ECO Brick dan 2.000 bibit pohon ini dapat terus dirawat dan dikembangkan oleh warga Sukawana untuk masa depan yang lebih baik. (Yok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *