KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu tempat yang menarik perhatian di Kabupaten Jayapura adalah sebuah danau unik di Distrik Ebungfau, Kabupaten Jayapura, yang dikenal dengan nama Telaga Cinta.
Meskipun masyarakat setempat menyebutnya Danau Imfote, sesuai dengan lokasi keberadaannya, bentuknya yang menyerupai hati menjadikannya populer dengan sebutan Telaga Cinta.
Danau ini ramai dikunjungi setiap hari, terutama saat akhir pekan.
Wisatawan dapat mencapai lokasi ini melalui jalur darat atau air.
Jika memilih jalur darat, perjalanan bisa dimulai dari Kota Jayapura melalui Distrik Genyem di Kabupaten Jayapura atau melalui Distrik Arso di Kabupaten Keerom, menggunakan sepeda motor atau mobil.
Sementara itu, jalur perairan dapat ditempuh dengan perahu atau speedboat dari Pelabuhan Yahim di belakang Bandara Sentani menuju Pelabuhan Kawi di Desa Putaly.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan mendaki bukit atau menggunakan kendaraan melewati jalan raya yang sudah tersedia.
Perjalanan darat menuju Danau Cinta dimulai dari Desa Yoka dan berlanjut ke Desa Puay dengan rute yang berkelok serta memiliki medan menanjak dan menurun.
Di sepanjang perjalanan, wisatawan disuguhi pemandangan Danau Sentani yang luas dengan pepohonan sagu di tepinya di sisi kanan, sementara di sisi kiri terdapat hutan lebat Abepura.
Namun, jalur menuju danau sendiri masih berupa jalan setapak alami.
Sekitar 5 kilometer dari Danau Cinta, terdapat objek wisata lain bernama Sungai Jaipuri, yang berfungsi sebagai satu-satunya saluran pembuangan air dari Danau Sentani ke Sungai Tami sebelum bermuara ke laut.
Di lokasi ini, wisatawan juga bisa menemukan penginapan.
Jika melakukan perjalanan dari Sungai Jaipuri, waktu tempuh menuju Danau Cinta sekitar satu setengah jam, terutama saat akhir pekan yang terik.
Sesampainya di lokasi, wisatawan sering terlihat berkumpul di tepi danau, menikmati pemandangan, serta mengabadikan momen melalui foto atau swafoto.
Meskipun terik matahari menyengat, keindahan Danau Cinta tetap memikat. Tidak ada bangunan permanen di sekitarnya, kecuali sebuah rangka kayu berbentuk salib yang didirikan untuk peringatan Paskah.
Salib-serupa juga terlihat di sepanjang jalan Dusun Hansambe, pemukiman terakhir sebelum mencapai bukit tandus di sekitar Imfote.
Panorama Danau Cinta semakin indah dengan latar belakang Danau Sentani yang luas dan Gunung Cyclop yang menjulang tinggi, menjadi sumber air utama bagi masyarakat Jayapura.
Berada di dataran tinggi, danau ini bahkan bisa terlihat dari udara. Sementara di daratan, kawasan sekitar yang minim pepohonan serta angin kencang dan panas matahari membuat wisatawan disarankan untuk memakai tabir surya atau mengenakan topi lebar guna melindungi diri dari sengatan matahari.-***


