KITAINDONESIASATU.COM – Labuha, ibu kota Kabupaten Halmahera Selatan di Provinsi Maluku Utara, memiliki banyak destinasi wisata menarik. Salah satu yang unik adalah Air Mata Belanda, sebuah objek wisata yang terletak di Pulau Bacan.
Nama tempat ini berasal dari sebuah legenda. Konon, keluarga Belanda yang sedang menyusuri sungai di dekat lokasi ini menjatuhkan peralatan makan ke air.
Mereka berusaha mengambilnya, namun arus sungai menghanyutkannya, membuat mereka menangis tersedu-sedu.
Air Mata Belanda merupakan sungai berjeram semi vertikal dengan air yang sangat jernih dan sejuk.
Karena lokasinya yang cukup terpencil, suasana di sekitar masih alami dan asri.
Pengunjung bisa menikmati kesegaran air sungai sambil bersantai di lingkungan yang tenang, menjadikannya tempat yang sempurna untuk melepas penat dari kesibukan kota.
Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan dapat menyewa kendaraan pribadi atau menggunakan angkutan umum carteran dari pusat kota Labuha.
Setibanya di titik awal, perjalanan dilanjutkan dengan trekking sejauh satu kilometer melewati hutan tropis dan padang rumput, lalu menyusuri sungai.
Jalur trekking ini dimulai dari area belakang kantor Kabupaten Halmahera Selatan, tidak jauh dari pusat kota.
Saat trekking, ada kepercayaan lokal yang perlu diperhatikan: jangan memetik buah dari pohon yang diikat pita merah atau kuning.
Warga setempat meyakini bahwa orang yang mengambilnya akan terkena guna-guna.
Namun, lebih dari sekadar mitos, menjaga kelestarian alam memang penting agar keindahan Air Mata Belanda tetap terjaga untuk dinikmati oleh generasi mendatang.-***


