Berita Utama

Hujan Deras Picu Longsor di Bogor, Dua Lansia Terluka Dievakuasi Tim Gabungan

×

Hujan Deras Picu Longsor di Bogor, Dua Lansia Terluka Dievakuasi Tim Gabungan

Sebarkan artikel ini
Pemkot Bogor saat melakukan evakuasi korban longsor di wilayah Rangga Mekar (KIS/NICKO)
Pemkot Bogor saat melakukan evakuasi korban longsor di wilayah Rangga Mekar (KIS/NICKO)

KITAINDONESIASATU.COM- Kampung Jayasari, RT 04 RW 05, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan, menjadi lokasi kejadian yang mengejutkan pada Senin malam 17 Maret 2025 malem. Hujan deras yang turun dalam durasi panjang mengakibatkan satu rumah di kawasan tersebut mengalami longsor, dengan tebing setinggi sekitar tujuh meter yang runtuh pada pukul 21.00 WIB.

Kedua korban yang terlibat, dua orang lanjut usia (lansia), mengalami luka-luka akibat musibah ini. Menanggapi laporan tersebut, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, serta Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda), Hanafi, segera meluncur ke lokasi tidak lama setelah menerima informasi.

“Saat kami tiba di tempat kejadian, kami menyadari bahwa rumah ini terletak di tebing yang cukup mengkhawatirkan, tepat di belakang Perumahan Rangga Mekar Residence. Namun, kami bersyukur karena kedua korban berhasil dievakuasi dan selamat,” ujar Jenal Mutaqin, Selasa 18 Maret 2025.

Kedua lansia yang terluka segera dilarikan ke RS Ummi untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Meskipun begitu, Jenal Mutaqin belum dapat memastikan apa yang menyebabkan longsor tersebut, mengingat hujan deras masih mengguyur kawasan itu hingga menjelang tengah malam, berpotensi memicu longsor susulan. Kondisi tanah di lokasi juga menunjukkan tanda-tanda erosi yang mengkhawatirkan.

Baca Juga  Rancamaya Kembangkan Durian Lokal Lewat Model Pertanian Modern

Melakukan langkah proaktif, Jenal Mutaqin juga menjenguk kediaman anak korban yang berada tepat di belakang rumah yang longsor. 

“Kami memberi imbauan agar mereka segera pindah sementara, untuk menghindari resiko longsor susulan yang dapat menyebabkan korban baru. Alhamdulillah, mereka setuju untuk pindah,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan Jenal Mutaqin, saat insiden terjadi, kedua lansia tersebut berada di kamar yang terletak di lantai teratas, menjadi faktor keberuntungan mereka karena tidak tertimpa reruntuhan yang lebih berat.

Ia meyakinkan bahwa tim dari BPBD, Damkar, Tagana, dan aparat setempat terus siaga, tidak hanya di Rangga Mekar, tetapi juga di seluruh wilayah Kota Bogor.

Baca Juga  Menlu Minta Kasus Kematian Pegawai Kemlu di Peru Diusut Tuntas

“Kami mengucapkan terima kasih kepada relawan dan masyarakat yang memberikan informasi dengan cepat serta kepada petugas yang sangat sigap dalam menghadapi bencana ini,” tutupnya. (Nicko/Yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *