KITAINDONESIASATU.COM – Berikut ini profil mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba yang meninggal dunia pada Jumat, 14 Maret 2025 di Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesoirie Ternate.
Ia menghembuskan napas terakhir pada pukul 19.54 WIT setelah menjalani perawatan intensif selama dua pekan akibat komplikasi penyakit yang dideritanya.
Sebelumnya, Abdul Gani sempat kritis dan tidak sadarkan diri sejak 7 Maret 2025.
Profil dan Karier Abdul Gani Kasuba
Lahir di Desa Bibinoi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada 21 Desember 1951, Abdul Gani Kasuba dikenal sebagai politikus yang aktif sejak Maluku Utara resmi menjadi provinsi pada 1999.
Ia merupakan lulusan Fakultas Dakwah dari Islamic University Madinah dan mengawali karier politiknya sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Maluku Utara melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada 2004.
Pada periode berikutnya, ia menjabat sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara mendampingi Thaib Armaiyn.
Kariernya semakin melejit ketika terpilih sebagai Gubernur Maluku Utara pada 2013 setelah mengalahkan mantan Bupati Sula, Ahmad Hidayat Mus.
Kepercayaan masyarakat membawanya kembali terpilih untuk periode kedua pada 2018.
Kasus Korupsi dan Vonis Pengadilan Abdul Gani Kasuba
Abdul Gani Kasuba sempat menjadi sorotan publik setelah menerbitkan 13 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diduga tidak sesuai prosedur.
Puncaknya, pada 18 Desember 2023, ia terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam operasi tersebut, ia ditangkap bersama Stevi Thomas, mantan Direktur Hubungan Eksternal PT Trimega Bangun Persada Tbk, anak perusahaan Harita Group yang bergerak di bidang pertambangan nikel di Obi, Halmahera Selatan.
Pada September 2024, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada Abdul Gani atas kasus gratifikasi dan suap dalam lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Selain hukuman penjara, ia juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp109,056 miliar dan US$ 90 ribu.
Hingga akhir hayatnya, Abdul Gani masih dalam proses penyelidikan atas dugaan tindak pidana pencucian uang.
Pada Desember 2024, KPK juga memeriksa Direktur RSUD Chasan Boesoirie, Alwia Assegaf, dalam kasus yang berkaitan dengan dugaan korupsi yang melibatkan mantan gubernur tersebut.
Demikian profil mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba yang meninggal dunia pada Jumat, 14 Maret 2025.(*)
